Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

2011, Pemerintah Gunakan Kantor Bupati di Waibakul

Edisi: 01 - 07 November 2010
No. 241 Tahun V, Hal: 12


WAIBAKUL, SPIRIT--Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng), Ir. Lilik Sulistyo, memastikan tahun depan (2011), kantor bupati yang baru di Waibakul sudah bisa digunakan. Secara keseluruhan pembangunan kantor bupati selama tiga tahun berturut-turut itu menelan dana Rp 12 miliar lebih.

Untuk kebutuhan penyelesaian (finishing) pembangunan kantor Bupati Sumteng di Waibakul, kata Lilik, Rabu (20/10/2010), pemerintah setempat mengalokasikan dana Rp 3,9 miliar dari APBD 2010. Dana tersebut dipakai untuk membiayai pengecatan, plafon dan item pekerjaan lainnya.

Saat ini, diakuinya, sudah ada sembilan bangunan baru di Waibakul yakni kantor bupati, gedung DPRD Sumteng, lima kantor SKPD, rumah jabatan (rujab) bupati dan rujab wakil bupati. Sedangkan dua kantor lagi, yakni kantor dinas pertanian dan kantor dinas peternakan dibangun di Waihibur, depan kantor Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan sekarang.

Lilik menjelaskan, selain konsentrasi menyelesaikan pembangunan gedung kantor pusat pemerintah di Waibakul, pihaknya juga membangun infrastruktur jalan raya menuju kompleks perkantoran tersebut. Pembangunan infrastruktur jalan akan dilakukan tahun depan (2011).

Dia mengatakan, keterbatasan anggaran menyebabkan pembangunan infrastruktur jalan tidak bisa dilakukan serempak dengan pembangunan gedung-gedung kantor di pusat pemerintahan itu. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Dia merincikan, pembangunan kantor bupati menghabiskan dana sekitar Rp 12 miliar dan gedung DPRD menghabiskan sekitar Rp 9 miliar. Dana tersebut belum termasuk anggaran untuk membangun sejumlah gedung untuk kantor-kantor dinas, rumah jabatan dan lainnya.
Meski demikian, dia optimis tahun 2011 pemerintah sudah dapat menggunakan gedung kantor pusat pemerintahan tersebut. Hal itu juga memudahkan pelayanan kepada masyarakat karena perkantoran pemerintah terpusat di satu lokasi.

Selama ini, katanya, kantor pemerintah tersebar di beberapa lokasi karena umumnya menyewa bangunan milik warga untuk kegiatan perkantoran. Dia meminta dukungan masyarakat agar pembangunan kantor-kantor pemerintah dapat berjalan lancar dan sukses guna mendukung aktivitas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan yang efektif. (pet)

Tidak ada komentar: