Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Dekranasda Sikka Dampingi 12 Kelompok Penenun


Edisi: 11 - 17 Oktober 2010
No. 238 Tahun V, Hal: 9


MAUMERE, SPIRIT--Ketua Dekranasda Sikka, Ny. Firmina Sedo Mitang, berjanji terus mendampingi 12 kelompok penenun di daerah itu agar lebih produktif.

Ny. Firmina juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan kepada Kopwan di Sikka. Bantuan tersebut akan menyemangati Kopwan di Sikka untuk terus maju dan berkembang.

Janji Ny. Firmina ini disampaikan pada workshop tenun ikat di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sikka di Jalan El Tari-Maumere, Jumat (1/10/2010). Workshop ini diikuti 20 orang penenun di Sikka yang selama ini dibina Dinas Koperasi dan UKM, Dekranasda dan Dinas Perindag Sikka.

Workshop tenun ikat ini diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM dan Dekranasda NTT. Acara pembukaan dilakukan Ketua Dekranasda NTT, Ny. Lusia Adinda Lebu Raya. Tujuan kegiatan itu untuk memberikan pemahaman kepada penenun di Sikka tentang usaha tenun ikat yang sesuai dengan pasar dan keinginan pembeli/konsumen.

Panitia Pelaksana Workshop Tenun Ikat, Alexander Sanu, SE, M.Si, dalam laporannya menjelaskan, workshop tenun ikat itu diikuti anggota Koperasi Wanita (Kopwan) di Sikka. Tujuannya memberikan pemahaman, motivasi dan peran lebih besar dalam rangka memanfaatkan potensi yang ada untuk menyediakan potensi sumber daya manusia dalam memasarkan tenun ikat sesuai dengan harapan pasar.

"Kami ingin memberikan pemahaman kepada anggota Kopwan di Sikka yang bergerak di usaha tenun ikat. Tujuannya agar mereka berproduksi sesuai dengan kemauan pasar," kata Alex yang juga Kabid Bina Usaha Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMKM NTT.

Alex melaporkan, jumlah Kopwan usaha tenun ikat hingga Desember 2009 lalu sebanyak 38 unit yang tersebar di 17 kabupaten di NTT. Hingga kini unit Kopwan yang bergerak di bidang tenun ikat sekitar 75 unit.

Ketua Dekranasda NTT, Lusia Adinda Lebu Raya, dalam sambutannya, memberikan motiviasi kepada para penenun di Sikka agar terus menenun, karena tenun ikat Sikka sungguh luar biasa, dan diminati wisatawan mancanegara. Dia mengingatkan penenun agar jangan putus asa dan menenun sesuai dengan kemauan pasar atau pembeli. (ris)

Tidak ada komentar: