Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Bupati/Walikota Tanda tangan Kesepakatan dengan Bank NTT

KUPANG, SPIRIT--Kepala Badan Kepegawaian Negara, Edy Topo Ashari, Selasa (20/7/2010), mencanangkan berlakunya kartu pegawai elektronik, yang nantinya digunakan untuk data base bagi berbagai kepentingan seperti asuransi kesehatan, tabungan pensiun, gaji, tabungan perumahan dan transaksi bank.

Terkait dengan kepentingan transaksi bank, Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama para bupati dan walikota di daerah ini melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Bank NTT. Sebagai anggota Asosiasi Bank Daerah, kesepakatan dengan Bank NTT itu berlaku untuk semua bank daerah di Indonesia.

Kepala BKN memuji pemerintah propinsi dan Bank NTT yang menyatakan kesiapan untuk mewujudkan kartu pegawai elektronik (KPE), sehingga Kupang menjadi lokasi pencanangan pertama di Indonesia. "NTT jadi motor penggerak (pemberlakuan kartu pegawai elektronik) dari timur, saya berterima kasih karena ini membanggakan," kata Ashari.

Dia mengatakan, belum lama ini pihaknya bersama Asosiasi Bank Daerah menggelar sebuah workshop di Jakarta untuk mengetahui minat pemerintah daerah.
Dalam workshop tersebut, pemerintah provinsi dan Bank NTT bersama 13 provinsi lain menyatakan kesediaan, namun NTT yang paling pertama menyatakan kesanggupan untuk melanjutkan kesediaan itu dalam kesepakatan kerja sama.

Ashari minta agar pemerintah Propinsi NTT segera mewujudkan penerapan kartu pegawai elektronik secepatnya, bahkan menawarkan diri untuk melakukan peluncuran perdana di Kupang.

Dengan pemberlakuan kartu pegawai elektronik, katanya, maka kepegawaian di NTT memasuki era informasi dan teknologi, sekaligus menjadi daerah yang sangat cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Dia mengatakan, BKN terus berusaha untuk memberikan pelayanan lebih transparan, efektif dan efisien. Ia menambahkan kartu tersebut tidak hanya untuk data diri pemilik, tetapi juga sebagai dompet penyimpan uang untuk melakukan transaksi bank di seluruh Indonesia di mana ada bank daerah beroperasi.

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, pada kesempatan itu mengatakan, sebagai provinsi kepulauan, urusan kepegawaian di daerah itu mengalami banyak hambatan.
Pada saat yang sama, katanya, ada tuntutan reformasi birokrasi yang harus dilakukan yakni menuju pegawai negeri sipil (PNS) yang profesional, berdaya guna dan berhasil guna dalam pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemberlakukan kartu elektronik ini, katanya, akan menciptakan suatu sistem pelayanan yang lebih baik. (spirit ntt/ant)

Tidak ada komentar: