Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Penataan Kota Waibakul Tunggu Rampungnya TRK


* Bupati Umbu Sappi Pateduk
Spirit NTT, 15-21 Juni 2009, Laporan Petrus Piter

WAIBAKUL, SPIRIT
--Terminal umum di Waibakul, Ibu kota Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng), belum ditata dengan baik. Akibatnya, kendaraan umum masih memanfaatkan areal jalan umum sebagai terminal bayangan. Penataan terminal menunggu selesainya penataan Kota Waibakul.

Bupati Sumteng, Drs. Umbu Sappi Pateduk, ditemui SPIRIT NTT di Waibakul, Ibu kota Kabupaten Sumteng, mengatakan, pengaturan terminal dan penataan Kota Waibakul secara menyeluruh masih menunggu rampungnya tata ruang kota (TRK) pada tahun 2009 ini.




Sementara beberapa warga masyarakat, seperti Umbu Yangae, Umbu Siwa dan Ana Kallu, ditemui SPIRIT NTT di Anakalang, Sabtu (7/6/2009), berharap pemerintah segera membangun terminal umum kota di Waibakul agar lalu lintas kendaraan di wilayah itu berjalan tertib dan teratur. Menurut mereka , meski saat ini volume kendaraan belum banyak, namun pemerintah perlu segera menatanya lebih awal.

Mereka juga meminta pemerintah membangun jalur jalan lingkar dalam areal Kota Waibakul. Hal ini harus dilakukan sebelum dibangunnya permukiman penduduk.
Untuk diketahui, usia otonomi Kabupaten Sumteng sudah dua tahun delapan belas hari, tetapi kondisi Kota Waibakul belum menunjukkan perubahan yang berarti.

Aktivitas warga, terutama di bidang ekonomi, masih berjalan di tempat. Hanya ada sejumlah kios di Pasar Anakalang, namun umumnya didominasi warga luar.
Para petani yang merupakan warga lokal, hanya sibuk mengurus sawah, mengurus ternak dan seterusnya kembali berdiam di rumah.

Menurut Umbu Yangae, keterbatasan sumber daya manusia dan juga keterbatasan modal menjadi faktor utama penghambat warga daerah ini bisa memanfaatkan peluang usaha yang ada sekarang.

Karenanya mereka berharap pemerintah melalui dinas teknis dapat berperan aktif membina usaha kecil menengah masyarakat lokal agar pengembangan usaha ekonomi masyarakat setempat tumbuh dan berkembang ke arah lebih baik. (*)

Tidak ada komentar: