Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

TN Komodo Diharapkan Masuk 7 Keajaiban Dunia

Spirit NTT, 9-15 Maret 2009

KUPANG, SPIRIT--
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur (NTT), Gulam Husein, mengharapkan Taman Nasional (TN) Komodo di wilayah Kabupaten Manggarai Barat di ujung barat Pulau Flores masuk dalam tujuh keajaiban dunia.

"Kita harapkan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar TN Komodo masuk dalam tujuh keajaiban dunia," katanya di Kupang, Selasa (3/3/2009), ketika dikonfirmasi mengenai upaya pihaknya mendukung TN Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.


Dukungan tersebut disampaikannya melalui situs pada sejumlah media on-line Jakarta yang menampilkan gambar biawak raksasa komodo (varanus comodoensis) di halaman pariwisata media yang bersangkutan.
Di Pulau Komodo serta Rinca dan beberapa pulau kecil lainnya yang masuk dalam kawasan TN Komodo, hanya dihuni biawak raksasa itu.
Biawak raksasa tersebut sempat dibawa oleh sejumlah pengelola kebun binatang di Indonesia sebagai binatang koleksi baru, namun tidak berkembang biak seperti di habitatnya.
Untuk mencapai pulau yang dihuni biawak raksasa itu, dapat melalui Labuanbajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat di Pulau Flores bagian barat atau dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Selat Sape.
Keberadaan binatang langka itu terus terancam dari waktu ke waktu akibat perburuan liar terhadap binatang yang menjadi makanan Komodo seperti rusa dan babi hutan.
Ketika berkunjung ke Pulau Komodo beberapa tahun lalu, para petugas di TN Komodo terpaksa mengorbankan seekor kambing dan ayam untuk dimakan binatang itu, karena kehabisan mangsa.
Menurut keterangan para petugas, jika komodo dewasa telah kehabisan bahan makanan, anak-anak komodo menjadi target mereka untuk dimakan.
Binatang itu sangat tajam mencium darah segar dalam radius lebih dari seratus meter, sehingga kaum wanita yang sedang haid dilarang masuk ke kawasan tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Atas dasar itu, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan NTT mengharapkan dukungan semua pihak agar TN Komodo masuk menjadi salah satu keajaiban dunia.
"Ada 77 obyek wisata dunia masuk dalam nominasi keajaiban dunia, namun dari jumlah tersebut hanya dipilih tujuh obyek yang dinilai paling populer dan unik sebagai keajaiban dunia," katanya, dengan menambahkan voting tentang tujuh keajaiban dunia berlangsung sampai Juli 2009. (ant)

Lolos Kualifikasi

PEMILIHAN tujuh keajaiban dunia telah menyelesaikan babak kualifikasi pada 7 Januari 2009 dan meloloskan 261 nominasi dari 222 negara yang mulai dapat dipilih melalui situs web www.new7wonders.com.
Dari 200-an nominasi itu, Indonesia kebagian satu nominasi untuk kategori taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo. Untuk kategori pemandangan laut, Indonesia bersama beberapa negara sekitarnya meraih satu nominasi, yaitu Segitiga Karang.
Miliaran orang diharapkan mengikuti pemilihan itu yang akan menominasikan 77 nominasi semifinal. Tujuh keajaiban alam ini akan melengkapi tujuh keajaiban karya manusia yang telah dipilih 18 bulan lalu.
"Kami mengundang semua orang di seluruh dunia untuk secara aktif menunjukkan penghargaan mereka terhadap alam kita dengan bersama-sama bergabung dengan situs luar biasa ini," ujar Tia Viering, juru bicara kampanye Tujuh Keajaiban Dunia.
Yayasan yang berpusat di Swiss itu telah mengumpulkan 441 nominasi melalui internet sejak membuka proses seleksi tahun 2007 lalu.
Pemilihan dapat dilakukan hingga 7 Juli. Registrasi di situs web bertujuan untuk mencegah setiap orang memilih dua kali.
Sebelumnya sekitar 100 juta orang memilih tujuh keajaiban buatan manusia. Pemenangnya adalah Piramid Giza (Mesir), Colosseum (Italia), Tembok Raksasa Cina, Taj Mahal (India), Petra (Jordan), Patung Yesus (Brasill), Machu Picchu (Peru), dan Piramid Chichen Itza (Meksiko).

Salah Satu Nomionator
Lembaga nirlaba internasional yang fokus pada pematenan keajaiban dunia memasukan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu nominator dari 57 keajabian alam dunia. Hal tersebut diutarakan Dirjen Pemasaran Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar, di Jakarta, Senin (2/3/2009) kemarin.
Menurut Nirwandar, Indonesia pernah kehilangan peluang memasukan Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia pada 2007. Menurut Sapta Nirwandar, New Seven Wonders, lembagai nirlaba di bawah UNESCO, kembali menempatkan Taman Nasional Komodo sebagai kandidat salah satu keajaiban alam dunia.
Taman Nasional Komodo akan berebut dengan 57 keajaiban alam dunia yang akan memperebutkan suara terbanyak. Untuk memberikan suara kepada Taman Nasional Komodo, masyarakat dapat mengakses langsung di situs New Seven Wonders, www.newsevenwonders.com atau melalui situs Departemen Kebudayaan dan Parisiwata. (dor/ap)


Tidak ada komentar: