Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Australia--Pemkot Kerjasama Tangani Kesehatan Ibu dan Anak

Spirit NTT, 2-8 Maret 2009

KUPANG, SPIRIT--Pemerintah Australia melalui Program Kemitraan Australia-Indonesia akan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kota Kupang. Kerja sama ini diwujudkan melalui Program Australian Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health (AIPMNH) atau Program Kemitraan Australia-Indonesia Untuk Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir. Program ini didanai oleh Aus-Aid.

Hal ini terungkap dalam audiens antara Tim Pengelola Program Australian Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health (AIPMNH) dengan Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, di Ruang Kerja Walikota Kupang, Jumat (27/2/2009).

Tim Pengelola Program AIPMNH yang hadir pada kesempatan itu dipimpin oleh John Mc Comb sebagai Partenership Director, didampingi oleh Angela Taggart (MNH Advisor), Dr. Frankie Hartanto (Helath Systen Advisor), Ian Pascoe (Operasional Manager) Gilian Steven (Procurement and Probity Advisor), Remy Agus (Partenership Support) dan Lady Bunga (Provincial Liaison).

Sedangkan dari Tim Pemkot Kupang dihadiri Asisten II, Ir. Lay Djaranjoera; Kadis Kesehatan dr. Dominggus Sarambu; Sekretaris Bappeda, Victor Umbu Mana; Kadis KB dan KS, Dra. Ester Muhu; Kadis Infokom, Drs. Gosa Yohannes; Kabag Ekbang, Roby Siubelan, dan Kasubdin Bina Program Dinas Kesehatan, dr. Retnowati.

Direktur Kemitraan, John Mc Comb pada kesempatan itu kepada Walikota Kupang menyampaikan rencana aksi yang akan dilakukan oleh Tim Pengelola Kemitraan Australia-Indonesia, khususnya dalam rangka pelaksanaan Program AIPMNH, juga persiapan-persiapan dalam rangka penempatan staf di Pemkot Kupang yaitu di Bappeda Kota Kupang

John Mc Comb mengatakan, Program AIPMNH ini mempunyai fokus untuk mengurangi kematian ibu dan anak yang baru lahir. Karena, menurutnya, angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia masih tinggi, dan belum bisa mencapai target dunia untuk millenium development goals.

Menurut John Mc Comb, program ini merupakan merupakan program partnership atau kerja sama antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, program ini telah dimulai sejak tahun 2007 dan akan berlangsung hingga tahun 2011, kata John. Selain di Kota Kupang, jelas John, kegiatan ini juga di lakukan dibeberapa Kabupaten di Propinsi NTT.
Ia menambahkan bahwa program yang akan dilaksanakan ini dalam bentuk penguatan capacity building yaitu peningkatan keterampilan tenaga medis, khususnya dalam penanganan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Selain itu, kata John, program ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Kupang dalam bidang kesehatan.

Siap dan Terbuka
Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, pada kesempatan itu menyambut baik dan menyetujui kerjasama yang akan dilakukan karena berkaitan dengan kesehatan terutama kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

Walikota menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Kota Kupang terbuka dan siap bekerja sama dengan pihak manapun. Namun, kata Walikota, pihaknya tidak akan menerima bantuan dalam bentuk uang, tetapi dalam bentuk fisik yang orientasinya adalah peningkatan taraf hidup maupun mutu sumber daya manusia. Hal ini, kata Walikota, sudah menjadi sikap dan komitmennya sebagai walikota. Selain itu, menurutnya, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penyelewengan.

Program AIPMNH yang ini, kata walikota, sesuai dengan spirit pembangunan dari Pemerintah Kota Kupang, dimana menurutnya salah satu program prioritas dari Pemkot Kupang adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam hal pemberian pelayanan dasar kesehatan, dan ada sekitar 60 persen masyarakat Kota Kupang yang masuk dalam kategori tersebut.

Untuk itu, jelas walikota, saat ini Pemerintah Kota Kupang sedang membangun Rumah Sakit Type C Plus dengan kapasitas 200 bed. Oleh karena itu, Walikota mengharapkan agar kerja sama yang dilakukan selain dalam hal penguatan capacity building, Pemkot Kupang juga bisa dibantu dalam bentuk peralatan medis untuk ruang ibu dan anak di rumah sakit tersebut.

Untuk rencana aksi Program AIPMNH, Walikota minta agar Tim Pengelola Program agar melakukan koordinasi dengan Bappeda Kota Kupang dan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Walikota juga menyetujui untuk dilakukan penempatan staf di Bappeda Kota Kupang. Walikota berharap agar semua perkembangan kegiatan ini, selalu dimonitoring dan dilakukan evaluasi.

Pertemuan ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dan cinderamata oleh Walikota Kupang kepada Tim Pengelola Program AIPMNH. (infokom kota kupang)

Tidak ada komentar: