Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Adoe: Kepala Sekolah Harus Tegas dan Konsisten

Spirit NTT, 9-15 Maret 2009, Laporan Dinfokom Kota Kupang

KUPANG, SPIRIT--
Seorang kepala sekolah harus tegas dan konsisten dalam menegakan aturan terhadap pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh para siswa, terutama dalam menyikapi fenomena tawuran antarsiswa maupun siswi yang saat ini sedang marak terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kota Kupang. Hal ini telah mencoreng citra lembaga pendidikan.

Penegasan ini disampaikan Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, ketika mengambil sumpah dan melantik dua orang kepala sekolah di lingkup Pemkot Kupang di Aula Sasando, Kantor Walikota Kupang, Selasa (3/3/2009). Dua kepala sekolah yang dilantik itu adalah Drs. Bapa Muda, sebagai Kepala SMUN I Kupang dan Drs. Sukeda Prayitno, MM, Kepala SMUN 5 Kupang,

"Saya minta perhatian serius agar setiap kepala sekolah meningkatkan pembinaan ahklak dan etika serta peningkatan pengawasan kepada para siswa selama jam sekolah berlangsung, sehingga kasus yang sama tidak terulang pada masa-masa mendatang," tegas Walikota.

Walikota juga minta agar kepala sekolah tidak hanya duduk di belakang meja tetapi perlu turun langsung melakukan monitoring terhadap proses belajar mengajar yang berlangsung setiap hari di kelas. Juga evaluasi yang intensif perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui sejauhmana tingkat progresifitas, maupun kendala atau persoalan yang perlu mendapat penanganan.

Walikota mengharapkan agar para kepala sekolah dapat menjadi komunikator dan inisiator yang efektif antara pemerintah dan masyarakat untuk memantapkan sistem pendidikan dalam upaya mengembangkan kualitas sumber daya manusia sedini mungkin secara terarah, terpadu dan menyeluruh melalui berbagai upaya proaktif dan kreatif oleh seluruh komponen daerah. Dengan demikian generasi muda yang dibina benar-benar dapat berkembang secara optimal dan integral melalui proses pendidikan yang sementara dilaksanakan.

Perihal pembangunan bidang pendidikan di Kota Kupang, Walikota mengatakan bahwa merupakan harga mati bagi pemerintah untuk terus menjamin bahwa konsep pendidikan murah bermutu yang telah dicanangkan Pemkot Kupang sebagai salah satu program unggulan pada Agustus 2008 lalu, bukanlah sebuah wacana kosong, tetapi proses tersebut akan terus dilengkapi dengan memberi penguatan terhadap tiga unsur yaitu SDM, dana dan sistem, terutama dari aspek personel kelembagaan.

Jangan Lakukan Pungutan
Karenanya walikota meminta para kepala sekolah untuk tidak melakukan pungutan di sekolah dalam bentuk apapun di luar ketentuan yang berlaku, terutama menjelang masa-masa ujian akhir maupun musim penerimaan siswa baru.

"Saya perlu sampaikan bahwa salah satu peran saudara-saudara sebagai kepala sekolah adalah bagaimana membuat program pendidikan murah bermutu pemerintah Kota Kupang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, bukan sebaliknya menciptakan biaya ekonomi tinggi yang harus ditanggung oleh masyarakat," tegas Walikota. (*)




Tidak ada komentar: