Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Bupati Pranda lantik Kades Tanjung Boleng dan Pontianak

Spirit NTT, 26-1 s/d 2-2-2009, Laporan Oby Lewanmeru

BOLENG, SPIRIT--
Bupati Manggarai Barat (Mabar), Drs. Wilfridus Fidelis Pranda, melantik dan mengambil sumpah Kepala Desa (Kades) Tanjung Boleng, Simon Sudin, dan Kades Pontianak, Tahyudin, di Aula Kantor Camat Boleng, Rabu (21/1/2009).

Pelantikan dihadiri Kapolres Mabar, AKBP Drs. Samsuri, M.M, Danramil Labuan Bajo, Kapten Soimun, Ketua TP PKK Mabar, Ny. Elsye Pranda, Kabag Pemdes,Yohanes Jelahu, Camat Boleng, Salam Yohanes dan sejumlah undangan.
Bupati Pranda dalam sambutannya menyebut kades sebagai pemimpin masyarakat paling terdepan. Mereka selalu berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga kades otomatis termasuk dalam jajaran pemerintah daerah.


Menurut Pranda, para kades merupakan ujung tombak pemerintah daerah yang ada di desa karena selalu berhadapan langsung dengan masyarakat yang dipimpinnya. "Kades itu berhadapan selalu dengan masyarakat. Karena itu, harus melayani masyarakat dengan hati yang tulus sebagai pemimpin," harap Pranda.

Dia menjelaskan, dengan jabatan yang diemban, seorang kades harus selalu berkoordinasi dengan camat yang membawahi desa secara hirarki, dan dalam melayani masyarakat baik kades maupun camat perlu berjalan bersama-sama.
Karena kades masuk dalam jajaran pemerintah, kata Pranda, kades harus sejalan dengan pemerintah yang lebih tinggi yakni camat dan bupati. "Kades-kades ini jangan jalan sendiri tanpa menghiraukan program dari atas. Perlu ada sinkronisasi dengan program dari pemerintah kabupaten. Saya harapkan para kades bisa memahami hal ini sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan baik," katanya.

Kepada masyarakat di Kecamatan Boleng, Bupati Pranda meminta jangan saling benci-membenci antar sesama. Apalagi menjelang pemilu, keberadaan partai cukup banyak sehingga menimbulkan banyak perbedaan.

"Saya peringatkan kita semua agar jangan saling benci antar partai, maupun antar caleg sehingga pemilu bisa berjalan aman dan sukses. Kita harus menghargai proses demokrasi yang ada di negara kita," ujarnya.*


Tidak ada komentar: