Laporan Okto Manehat, Spirit NTT, 2-8 Juni 2008
KALABAHI, SPIRIT--Manajemen PT Telkom Kupang melalui program 'Telkom Peduli' menyalurkan bantuan paket pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak gizi buruk dan paket bantuan sembako kepada warga miskin di Alor, Jumat (30/5/2008).
Bantuan itu diberikan 21 anak gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Mebung, Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU), dan 19 anak gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bukapiting, Kecamatan Alor Timur Laut (ATL).
Untuk warga miskin, bantuan diberikan kepada 131 KK (kepala keluarga) di Kecamatan ATL. Paket bantuan ini diserahkan General Manager (GM) PT Telkom Kupang, James Jackie Ndoen didampingi Kepala Kantor PT Telkom Kalabahi, Okto Labupili, Jumat (30/5/208).
Paket bantuan itu diterima langsung oleh masyarakat di dua kecamatan itu. Penyerahan paket bantuan untuk 21 balita gizi buruk di Puskesmas Mebung, disambut dengan terharu kepala Puskesmas Mebung, Matilda Kaesan dan orangtua penerima bantuan itu.
Kaesan menyampaikan terima kasih kepada PT Telkom yang begitu tanggap dan peduli terhadap perkembangan hidup anak-anak. Menurut Kaesan, di wilayah kerjanya, ditemukan 86 anak yang menderita kasus gizi buruk, namun dalam upaya penangganannya tahun 2008 tinggal 36 yang mengalami kasus ini, dan 15 sudah ditangani sedangkan 21 belum sama sekali.
Kaesan menyebutkan, pemicu kasus gizi buruk pada anak-anak disebabkan beberapa hal, yaitu ekonomi orangtua, kurang pangan, pola asupan makan dengan menu yang tidak bervariasi, juga pola asuh, dan sanitasi.
GM PT Telkom Kupang, Jacky James Ndoen mengatakan, bantuan yang disalurkan setelah PT Telkom merespon pemberitaan media tentang kasus gizi buruk di wilayah itu. Untuk itu, Telkom yang selalu berada di tengah masyarakat terpanggil membantu yang tidak mampu, baik yang terkena bencana alam, kelaparan, anak gizi buruk dan peristiwa lainnya.
Telkom, kata Jacky, datang untuk membantu meringankan beban kehidupan masyarakat yang mengalaminya. Telkom juga punya program beasiswa bagi siswa yang tidak mampu, namun punya prestasi. Dijelasknnya, sasaran bantuan ini bagi anak gizi buruk, karena Telkom memandang masalah gizi bagi anak sangat penting, karena merupakan bagian dari sumber daya manusia.*
KALABAHI, SPIRIT--Manajemen PT Telkom Kupang melalui program 'Telkom Peduli' menyalurkan bantuan paket pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak gizi buruk dan paket bantuan sembako kepada warga miskin di Alor, Jumat (30/5/2008).
Bantuan itu diberikan 21 anak gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Mebung, Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU), dan 19 anak gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bukapiting, Kecamatan Alor Timur Laut (ATL).
Untuk warga miskin, bantuan diberikan kepada 131 KK (kepala keluarga) di Kecamatan ATL. Paket bantuan ini diserahkan General Manager (GM) PT Telkom Kupang, James Jackie Ndoen didampingi Kepala Kantor PT Telkom Kalabahi, Okto Labupili, Jumat (30/5/208).
Paket bantuan itu diterima langsung oleh masyarakat di dua kecamatan itu. Penyerahan paket bantuan untuk 21 balita gizi buruk di Puskesmas Mebung, disambut dengan terharu kepala Puskesmas Mebung, Matilda Kaesan dan orangtua penerima bantuan itu.
Kaesan menyampaikan terima kasih kepada PT Telkom yang begitu tanggap dan peduli terhadap perkembangan hidup anak-anak. Menurut Kaesan, di wilayah kerjanya, ditemukan 86 anak yang menderita kasus gizi buruk, namun dalam upaya penangganannya tahun 2008 tinggal 36 yang mengalami kasus ini, dan 15 sudah ditangani sedangkan 21 belum sama sekali.
Kaesan menyebutkan, pemicu kasus gizi buruk pada anak-anak disebabkan beberapa hal, yaitu ekonomi orangtua, kurang pangan, pola asupan makan dengan menu yang tidak bervariasi, juga pola asuh, dan sanitasi.
GM PT Telkom Kupang, Jacky James Ndoen mengatakan, bantuan yang disalurkan setelah PT Telkom merespon pemberitaan media tentang kasus gizi buruk di wilayah itu. Untuk itu, Telkom yang selalu berada di tengah masyarakat terpanggil membantu yang tidak mampu, baik yang terkena bencana alam, kelaparan, anak gizi buruk dan peristiwa lainnya.
Telkom, kata Jacky, datang untuk membantu meringankan beban kehidupan masyarakat yang mengalaminya. Telkom juga punya program beasiswa bagi siswa yang tidak mampu, namun punya prestasi. Dijelasknnya, sasaran bantuan ini bagi anak gizi buruk, karena Telkom memandang masalah gizi bagi anak sangat penting, karena merupakan bagian dari sumber daya manusia.*





Tidak ada komentar:
Posting Komentar