Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

KKN Akper beri nilai tambah bagi masyarakat

Spirit NTT, 26 Mei-1 Juni 2008

ATAMBUA, SPIRIT--Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk perhatian dari Perguruan Tinggi (PT) dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, menerapkan ilmu pengetahuan yang selama ini dipelajari oleh mahasiswa di lapangan.

Demikian Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, pada acara penutupan KKN Akademi Keperawatan (Akper) Belu di Desa Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, Sabtu (17/5/2008).

"KKN di desa merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang ada di PT maupun akademi kepada masyarakat. Artinya, apa yang dilakukan oleh mahasiwa tidak semata-mata sebagai persyaratan akademik saja, tetapi apa yang dilaksanakan di desa betul-betul memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama perubahan pola pikir dan perilaku hidup sehat," katanya.

Oleh karena itu, kata Lopez, para mahasiswa yang diterjunkan ke desa selama satu setengah bulan mendampingi masyarakat agar bisa mengidentifikasikan masalah dan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat sehingga dari persoalan tersebut bisa menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah dan masyarakat. "Dari rekomendasi tersebut, pemerintah daerah akan menindaklanjuti apa yang menjadi kendala atau persoalan yang dihadapi oleh masyarakat kita," ujarnya.

Dikatakannya, keterlibatan mahasiswa KKN dalam menyelesaikan persoalan masyarakat bisa menghasilkan data yang akurat tentang kesehatan masyarakat, tentang gizi buruk, gizi kurang, ISPA, TB, malaria dan data balita di desa tersebut.
Bupati Lopez mengharapkan kepada civitas akademika Akper Belu agar ke depan dalam menerjunkan mahasiswa ke desa agar lebih tajam lagi pola pendampingan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat di desa itu bisa berubah pola pikir dan perubahan perilaku hidup menjadi sehat ke depan.

Ketua Panitia, Rosalinda Hoar, S.ST menyebut tujuan KKN agar mahasiswa mengaplikasikan asuhan keperawatan kesehatan kepada komunitas secara komprehensif. Juga kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat, baik yang sehat maupun yang mengalami masalah di bidang kesehatan dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi. (humas setda belu)

1 komentar:

Frans mengatakan...

Bravo pos kupang. Berita yang anda bahas ttg hasil KKN mahasiswa AKper Belu sangat menyegarkan kami masyarakat desa Lasaen. Terimakasih banyak buat mahasiswa akper belu dan para dosen pembimbing. Kamu sangat berjasa buat kehidupan dan masa depan kami, karena dengan mengatasi masalah gizi buruk didesa kami, setidaknya nasib anak-anak kami bisa mengarah kepada yang lebih cemerlang. Crew Pos Kupang yang baik, apabila memungkinkan, bisa publikasikan komentar kami ini di pos kupang atau bisa diabadikan. Kami merasa sangat bersyukur dengan kehadiran mahasiswa Akper belu yang KKN didesa kami. Semoga AKper Belu tetap eksis dan akan tetap jaya serta maju terus. Khusus buat pembimbing pada kelompok I A.N Bapak Pius A. L. Berek, Kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas semua bimbingan dan masukannya. Kami sangat bersyukur, mendapat seorang pembimbing seperti Bapak Pius. Pendampingannya kepada para mahasiswanya sangat luar biasa. Caranya membimbing dan mengarahkan masyarakat juga sangat menenangkan. Full smile dan cool abis. Rasa senang, tenang dan damai melihat perawakannya. Pokoknya dimana ada Bapak Pius, kami masyarakat sangat senang. Bangga, memiliki seorang dosen pembimbing (Putra Belu) seperti Bapak Pius. Terimakasih banyak pos Kupang. Salam hangat dari kami masyarakat desa Lasaen - Besikama.