Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Lopez: Kades harus hadir di masyarakat

Spirit NTT, 26 Mei-1 Juni 2008

ATAMBUA, SPIRIT--Seorang kepala desa (kades) harus selalu hadir di masyarakat guna mengetahui masalah yang dihadapi oleh rakyatnya sendiri, terutama ketersediaan pangan, pendidikan dan kesehatan. Sebab, ketiga bidang itu merupakan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Nasihat ini disampaikan Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, pada acara pengambilan sumpah dan pelantikan Kepala Desa (Kades) Alkani, Hendrikus Seran, dan 13 orang BPD Desa Rabasa Biris, Biris dan Waseben, se-Kecamatan Wewiku di Kantor Desa Alkani, Kamis (15/5/2008).

"Kades harus mengetahui ketersediaan pangan yang cukup, kesehatan dan pendidikan masyarakatnya. Tiga bidang itu saja cukup. Sedangkan air bersih, dan jalan raya itulah yang diperhatikan oleh pemerintah daerah," tandasnya.
Dijelaskannya, di bidang kesehatan seorang kades harus memiliki data jumlah balita yang ada di desa tersebut, terutama gizi kurang dan gizi buruk.

"Dari data tersebut kades dapat memotivasi masyarakat agar dapat menggunakan fasilitas kesehatan yang ada serta pengobatannya. Di bidang pendidikan, kades harus mampu mendata anak usia sekolah agar dapat mengenyam pendidikan yang ada, sebab pada era mereka sudah dibutuhkan tenaga-tenaga profesional dan berijazah," tegas Lopez.

Sebagai kepala wilayah, kata Bupati Lopez, seorang kepala desa sudah harus memikirkan masa depan anak. Sedangkan di bidang pangan, seorang kades sudah harus mendata lahan garapan maupun lahan yang tidak digarap.

"Data itu bisa menjadi acuan untuk memotivasi petani demi memperluas lahan garapan, sebab dengan cara itu pendapatan petani meningkat. Demikian pun ketersediaan setiap musim.

Demi menyukseskan tiga bidang tersebut, kades dan para BPD sebagai mitra yang sejajar dalam menjalankan roda pemerintahan yang ada di tingkat desa, perlu membuat peraturan-peraturan desa bagi rakyat, terutama tentang luas garapan, kewajiban anggota masyarakat untuk pendidikan anak dan peraturan desa tentang kesehatan," ujar Lopez.

Wakil Ketua DPRD Belu, Ludovikus Taolin, B.A, dalam sambutannya mengemukakan bahwa sebagai seorang kepala desa harus memiliki kemampuan untuk merangkul semua komponen yang ada di dalam masyarakat, kendati dalam pemilihan yang lalu terjadi pro dan kontra.

"Kades harus merangkul kembali semua masyarakat, sebab mereka adalah rakyatmu. Dalam pelayanan pun tidak boleh pilih kasih, terutama dalam hal memberi bantuan," tegasnya.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Wakil Ketua DPRD Belu, para kadis, kepala badan, kepala bagian, kepala kantor, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat di Desa Alkani. (humas setda belu)

Tidak ada komentar: