Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jalan ke Rumah

Spirit NTT, 19-25 Mei 2008

JOHNNY diajak ayahnya mengunjungi kebun binatang. Pada saat mereka sampai di depan kandang harimau, ayahnya menjelaskan betapa buas dan kuatnya harimau itu, dan Johnny mendengarkan dengan serius penjelasan ayahnya itu.

Akhirnya Johnny bertanya kepada ayahnya, "Ayah, kalau harimau itu lepas dari kandangnya dan memakan ayah..."
"Ya, kenapa sayang?," jawab ayahnya.
"Apa yang harus kulakukan untuk mengetahui bus mana yang menuju ke rumah kita?" *

Pesawat RUSAK

SAMIJAN sedang dalam pesawat yang terbang menuju bandara Narita. Saat ditengah penerbangan, tiba-tiba ada pengumuman dari pilot bahwa 1 dari 4 mesin pesawat mengalami kerusakan namun para penumpang diharap tetap tenang karena pesawat hanya akan mengalami keterlambatan sampai di Bandara Narita selama 15 menit.
Tak lama kemudian pengumuman ke-2 menyampaikan bahwa mesin ke-2 juga mengalami kerusakan namun penumpang diharap tetap tenang karena pesawat hanya akan mengalami keterlambatan sampai di Jepang selama 30 menit saja.
Setengah jam kemudian pengumuman ketiga terdengar. Kali ini mesin ke-3 juga mengalami kerusakan. Sekali lagi pilot mengharapkan penumpang tetap tenang karena pesawat akan mengalami keterlambatan sampai di bandara selama 1 jam.
Karena jengkel Samijan menggerutu, "Pesawat sialan. Kalau mesin keempat mati juga, bisa semalaman kita di atas sini." *


ROBOT pembohong

BUDI adalah seorang profesor penemu ulung, dia berhasil menciptakan robot yang dapat mendeteksi kebohongan, dia membuat robot itu sedemikian rupa sehingga ketika mendengarkan kebohongan, sang robot akan langsung menampar si pembohong itu.
Budi dengan bangga membawa robot itu ke ruang keluarga dan menunggu anaknya pulang, tapi anaknya tak kunjung pulang, ditunggu-tunggu baru sore hari sang anak pulang.
"Kamu dari mana? Kok pulangnya telat," tanya si Budi.
"Ada pelajaran tambahan yah," jawab sang anak.
'PLAK', sang robot menampar si anak.
"Nak, ini adalah robot ciptaan ayah, dia akan menampar siapapun yang berbohong..! Sekarang katakan dengan jujur, kenapa pulangnya telat??," jelas sang ayah.
"Maaf ayah.. aku habis menonton film di rumah teman," jawab sang anak.
"Film apa?," tanya Budi kembali
"Film Sinetron yah,"
'PLAK!'
"Ayo katakan dengan jujur film apa ??"
"Maaf Ayah... saya menonton film porno"
Mendengar itu marahlah si Budi, "Kamu itu yach ... kecil-kecil uda nakal, mau jadi apa kamu nanti besar? Kurang ajar kamu yach ... bikin malu aja ... perbuatan yang benar-benar memalukan..!!! ayah waktu seumuran kamu gak pernah melakukan hal senakal kamu...!"
'PLAK!' Budi ditampar sang robot
Suasana hening untuk beberapa saat. Istri Budi kemudian masuk datang dan langsung berkata... "Huh, sama aja kelakuannya, apel gak akan jatuh jauh dari pohonnya kan? Ya gimanapun juga dia anak elo, jadi..."
'PLAK'
Sang robot menampar istri Budi sebelum sang istri sempat menyelesaikan kata-katanya.. dan semua terdiam!. *


Waria jadi CABIN

LEDIS en jentelmen, bekudis tempel semen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek.
Biar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci biar gak gampang lepas, ngencengin, dan ngelepasinnya.
Baju ngapung ada di bawah kursi yang yey dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak berenang bareng. Eit..jangan lupa, itu barang jangan yey pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon. Yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih...
Cara make'nya, itu baju dikalungin di leher yey, ati ati kekencengan tar gak bisa napas. Makanya kudu ati-ati deh yah.

Biar bisa ngapung, yey tarik itu pencetan warna merah delima, atau yey tiup itu pipa nya. Kalo nanti keluar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat.
Aihh.. ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr...gimana sih nih...
Eh, asal yey semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan, ada dua di belakang, dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah. Jadi keluarnya jangan rebutan ya.
Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala yey, tarik aje dah trus napas kayak biasa.
Kalo ada anak kecil, yey yey yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru yey pake sendiri.
Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan yey duduk, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah. Endang Sukamti Cintya Lamusu, terima kasi God blesss...yuuu... mariii. *


Kebebasan BERPENDAPAT

SUATU hari di sebuah cafe dekat pinggir jalan, terdapat dua orang yang berlainan kebangsaan satu dari Amerika dan satunya lagi dari Rusia. Mereka asyik mengobrol tentang kebebasan berpendapat dan demokrasi di negara masing-masing.
Amerika: Kalau kita berdiri di halaman Gedung Putih dan berteriak, 'Bush brengsek! Bush sialan! Bush busuk!' maka kita bebas-bebas saja nggak bakalan ditangkap.
Dibilang begitu si orang Rusia nggak mau kalah.
Rusia: Kalau kita berdiri di depan istana Kremlin atau Lapangan Merah dan berteriak, 'Bush brengsek! Bush sialan, Bush busuk!' juga nggak bakalan diapa-apain! *


AJALMU tiba

SEORANG yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon tiba-tiba saja sudah dikepung sekelompok primitif yang haus darah.
"Oo... Tuhan matilah aku...", gumamnya.
Tiba-tiba dari langit di atasnya ada kilatan cahaya, dan terdengar suara menggema:
"Tidak anakku..., ajalmu belum tiba. Ambillah batu di dekat kakimu itu dan pukul kepala pemimpin mereka yang tepat berdiri di depanmu itu."
Si penjelajah itupun mengambil batu dan menyerang pemimpin gerombol itu, dan memukulkan batu itu ke kepala si pemimpin sekuat tenaga... dan si pemimpin itu mati seketika. Dia berdiri di atas mayat si pemimpin.
Seketika 100 orang primitif itu mengepungnya dengan muka sangat marah karena melihat pemimpinnya terbunuh. Kilatan dari langit itu muncul lagi dengan suara menggema:
"Sekarang... baru ajalmu tiba anakku..." *


FORMAT C

PADA sebuah pameran akbar produk mutakhir komputer, sebuah perusahaan memperkenalkan software baru untuk speech recognition, yang memungkinkan perintah kepada komputer diberikan secara lisan tanpa melalui papan ketik yang merepotkan.
Demonstrasi sudah akan segera dimulai, semua orang dalam ruangan diminta diam agar komputer dapat mendengar perintah lisan yang akan diberikan oleh petugas.
Tiba-tiba dari deretan belakang terdengar seorang pengunjung berkata keras:
"Format C: Return."
Belum sempat pembawa acara menahan, terdengar suara dari seorang pengunjung dari sisi yang lain: "Yes, Return"
Nasib sial, ternyata software menjalankan perintah tersebut dengan sangat sempurna. * (kapanlagi)

Tidak ada komentar: