Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

PKK dukung peningkatan kesejahteraan

Spirit NTT, 7-13 April 2008

KUPANG, SPIRIT--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ny. WA Adoe- Benyamin meminta kepada seluruh tim penggerak PKK beserta para kader di Kota Kupang, kecamatan maupun kelurahan, agar melaksanakan 10 program pokok PKK. Selain itu, terus berpartisipasi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.


Bentuk partisipasi itu misalnya melalui usaha peningkatan pendapatan keluarga; kegiatan posyandu bagi balita maupun bagi lansia; pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga, remaja putri dan anggota keluarga lainnya; penyuluhan tentang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba; penyuluhan tentang makanan beragam, bergizi, berimbang; serta pemanfaatan tanah pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Permintaan Ny. Adoe Benyamin ini disampaikan pada acara Hari Kesatuan Gerak PKK dan Keluarga Berencana Kesehatan (KB-Kes) tingkat Kota Kupang tahun 2008 di Kelurahan Oesapa Selatan, Sabtu (29/3/2008).
Peringatan hari Kesatuan Gerak PKK dan Keluarga Berencana Kesehatan ke-36 tahun 2008 ini bertemakan, "Dengan kesatuan gerak PKK dan KB Kesehatan kita lakukan aksi nyata untuk mewujudkan keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera."
Ny. Adoe-Benyamin mengatakan tema tersebut mengandung untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran/pelayanan kesehatan reproduksi, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
Artinya, Hari Kesatuan Gerak PKK dan KB Kesehatan perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan peran serta pria dalam rangka keadilan dan kesetaraan gender di masyarakat. "Hari Kesatuan Gerak PKK dan Keluarga Berencana Kesehatan bisa berhasil kalau adanya kerja sama, keterpaduan dan dukungan semua unsur pelaksana serta masyarakat. Dengan demikian, apa yang diharapkan sesuai tema ini bisa dilakukan dalam bentuk aksi nyata untuk mewujudkan keluarga kecil, sehat, bahagia, sejahtera dapat tercapai agar masyarakat Kota Kupang ke depan dapat memenuhi kebutuhan hidup secara layak, lahir maupun batin," ujarnya.

Lima kendala
Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, dalam sambutannya mengakui kalau pemerintah sungguh menyadari akan pentingnya upaya peningkatan kualitas ketahanan keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerai ini melalui perumusan berbagai program dan kebijakan pembangunan yang secara teknis telah dilaksanakan oleh instansi sektoral termasuk PKK Kota Kupang.
Adoe menyebut beberapa faktor yang menjadi kendala dalam proses menjadikan keluarga di daerah ini sebagai pilar utama. Pertama, masih banyak rumah tangga di Kota Kupang yang belum memiliki sumber pendapatan yang tetap dan memadai.
Kedua, semboyan banyak anak banyak rejeki masih menyelimuti pemahaman sebagian keluarga tanpa didukung oleh kemampuan ekonomi yang memadai sehingga aspek-aspek vital seperti kesehatan dan pendidikan menjadi terbengkalai.
Ketiga, budaya patriarkal masih cenderung menguat, menyebabkan sebagian kaum perempuan berada dalam posisi subordinat dalam tatanan sosial kemasyarakatan. Padahal peran kaum perempuan sangat signifikan dalam menciptakan ketahanan keluarga yang kokoh. Keempat, ada banyak keluarga yang memiliki kemampuan secara ekonomi namum rapuh dalam mewujudkan ketahanan keluarga.
Kelima, sangat disadari bahwa faktor eksternal seperti kondisi politik, ekonomi, sosial budaya dan sebagainya turut mempengaruhi ketahanan keluarga yang ideal dan memiliki kemapanan pada berbagai aspek kehidupan.(infokom kota kupang)

Tidak ada komentar: