Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tentara sumbang donor darah

Spirit NTT, 24-30 Maret 2008

ATAMBUA, SPIRIT--Puluhan anggota Batalion Infantri 743/PSY, satuan TNI-AD yang bertugas di perbatasan Indonesia-Timor Timur menyumbangkan darahnya untuk memperingati ulang tahun ke-43 satuan militer itu pada 19 Maret.
"Cara kita memperingati ulang tahun itu bisa macam-macam dan kami merasa masih banyak masyarakat yang memerlukan darah sehingga donor darah menjadi satu cara itu," kata Wakil Komandan Batalion Infanteri 743/PSY, Mayor Infanteri Anak Agung Ngurah Krisna, di Atambua, Senin (17/3/2008).
Krisna menyatakan, darah dari puluhan anggotanya itu sebagian besar langsung dipergunakan pihak RSUD Atambua karena rumah sakit terbesar di Kabupaten Belu itu memerlukan banyak darah.
Dia menyatakan, dari pemeriksaan awal medis rumah sakit itu, kebanyakan anggotanya memiliki darah golongan 0 sementara sebagian keperluan masyarakat di Kabupaten Belu dan sekitarnya adalah A dan AB.
"Memang kondisi riilnya begitu, namun niat kami adalah meringankan beban penderita yang memerlukan darah, entah itu karena malaria, demam berdarah, transfusi darah yang lain, dan sebagainya. Nanti kalau memang keperluan golongan darah tertentu itu meningkat, kami akan cari lebih banyak anggota yang cocok," katanya.
Menyinggung rangkaian peringatan ulang tahun satuan TNI-AD yang berkedudukan di Kota Kupang itu, Krisna menyatakan, akan dilaksanakan apel bendera biasa karena sebagian besar anggotanya menyebar di 39 pos pengamanan perbatasan negara.
Selain itu, katanya, juga akan digelar kejuaraan motocross di Stadion Haliwen yang akan diikuti puluhan pembalap dari Atambua dan sekitarnya, seluruh klub motocross di NTT serta peserta dari Timor Timur.
"Maksud kejuaraan ini adalah untuk merangsang dan meningkatkan kualitas pembalap setempat. Juga untuk memberikan alternatif penyaluran bakat bagi pemuda di sini karena kami tahu sebetulnya banyak pemuda yang sangat berbakat olahraga," katanya. (antara)

Tidak ada komentar: