Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

14.646 Siswa di Belu siap ikut UN

Laporan Edy Hayong, Spirit NTT, 24-30 Maret 2008

ATAMBUA, SPIRIT--Dinas Pendidikan Kabupaten Belu memastikan sebanyak 14.646 siswa dari tingkat SD-SLTA sudah siap mengikuti ujian akhir nasional (UN) tahun 2008. Para peserta kini sudah dipersiapkan secara baik oleh sekolah masing-masing guna memperbaiki standar minimal UN yang sudah ditetapkan secara nasional, 5,25 (5,00 tahun 2007,Red).
Kepala Dinas Pendidikan Belu, Drs. Patris Asa, mengatakan hal ini kepada SPIRIT NTT di ruang kerjanya, Selasa (25/3/2008). Patris menjelaskan, terkait dengan pelaksanaan UAN tahun 2008 ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mempersiapkan peserta didik secara baik sehingga prestasi yang dicapai benar-benar memuaskan. Pasalnya, saat ini sudah ditetapkan standar nilai UN minimal 5,25 naik dari standar tahun 2007 yakni, 5,00 untuk bidang studi yang diujikan. Untuk itu, jelasnya, kegiatan belajar mengajar tidak hanya dilakukan pada jam KBM normal saja tetapi akan dilakukan les tambahan.
"Secara umum data peserta UN dari tingkat SD-SLTA sudah kita rekap. Total seluruhnya sebanyak 14.646 orang dimana untuk SD sebanyak 7.331 anak, SMP 4.398, untuk SMA 2.434 dan untuk SMK 483 anak. Semuanya sudah dalam kondisi siap. Hanya saja untuk mencapai target standar nilai secara nasional itu maka sekarang kita sudah minta sekolah supaya lakukan kegiatan les tambahan, kegiatan pra UN baik secara internal maupun eksternal. Internal maksudnya siswa mengerjakan soal yang sudah disusun di sekolah oleh guru melalui MGMP sementara eksternal siswa mengerjakan soal yang disiapkan dinas setempat," jelasnya.
Mantan Kabag Humas Belu ini menambahkan, pihaknya terus mengingatkan para kepala sekolah agar tidak main-main dengan pelaksanaan UN nanti. Para kepala sekolah harus minta kepada para guru agar mempersiapkan peserta didik secara baik. Jangan sampai prestasi yang sudah diraih di tahun 2007 justru anjlok di tahun 2008 ini. Pasalnya, target standar saat ini lebih berat ketimbang tahun 2007 lalu. *

Tidak ada komentar: