Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Diknas Mabar siap bayar tunjangan pendidikan

Spirit NTT, 24-30 Maret 2008

LABUAN BAJO, SPIRIT--Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) siap membayar tunjangan pendidikan para guru di daerah itu yang belum dibayar sejak tahun 2006 lalu.
Sebanyak dua miliar rupiah dana telah disiapkan untuk membayar tunjangan para kepala sekolah, guru, pengawas penilik dan pamong belajar yang jumlahnya mencapai 1.589 orang.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Manggarai Barat, Andereas Ngambut, S.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/2/2008).
"Sebanyak dua miliar rupiah dana telah dicairkan untuk membayar tunjangan kependidikan para guru. Proses pencairan telah memasuki tahap final," jelas mantan Camat Sano Nggoang ini lugas.
Dikatakannya, keterlambatan pembayaran tunjangan kependidikan yang terjadi selama ini karena adanya kekeliruan dari pihak cabang dinas serta bendahara sekolah dalam proses pengiriman nama-nama calon penerima tunjangan kependidikan tersebut. Dengan kata lain, data-data yang dikirim oleh
dinas cabang dan bendahara sekolah kurang akurat dimana terjadi pendobelan penulisan nama yang sama. Jelas hal itu membingungkan.
"Perlu saya tegaskan, keterlambatan pembayaran selama ini sebenarnya bukan disengajakan tetapi ada kekeliruan saat pengiriman nama-nama oleh dinas cabang dan bendahara masing-masing kecamatan," katanya.
Pendobelan nama
Pernyataan senada disampaikan Kepala Tata Usaha Diknas, Drs. Moses Magong, dan Yeremias Unggas, staf dinas pendidikan Manggarai Barat. Keduanya menjelaskan keterlambatan ini disebabkan oleh kekeliruan cabang dinas dan bendahara sekolah saat pengiriman nama-nama. Di Lembor, misalnya ada kepala cabang dinas yang namanya juga tercantum dalam daftar penerima tunjangan tersebut, sedangkan aturanya tidak boleh. Hal lain yang muncul juga terdapat nama yang sama seperti Stanislaus Hata atau Hata Stanislaus. Karena alasan tersebut kita terpaksa mengambil langkah yang tepat sehingga bisa mengatasi persoalan.
Walau demikian, data nama-nama yang menerima tunjangan kependidikan ini, jelas Kadis Ande Ngambut, semuanya hampir rampung. Dan, tunjangan kependidikan yang ada punya dasar hukum yang jelas yaitu peraturan presiden dan surat keputusan Bupati Manggarai Barat No. BKD/841/84/1/2008 tetnang tunjangan kependidikan kepala sekolah/guru/pengawas penilik dan pamong belajar. Dan, dalam surat keputusan tersebut nama-nama penerima tunjangan sekitar 1.589 orang sudah tercatat dalam keputusan bupati.
Menyinggung soal isu yang beredar, dana tunjangan kependidikan ditilep? Kepala Dinas Pendidikan, Ande Ngambut dengan tegas mengatakan isu itu tidak benar dan meyakinkan dana tunjangan kependidikan itu akan pasti dicairkan bulan Maret 2007 ini. (tim infokom Mabar)

Tidak ada komentar: