Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Bangun rumah sakit, kebutuhan warga

Laporan Yos Sudarso, Spirit NTT, 17-23 Maret 2008

KUPANG, SPIRIT--Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, mengatakan pembangunan rumah sakit sudah menjadi kebutuhan warga Kota Kupang.
Menurutnya, saat ini hampir sebagian warga kota yang masuk kategori miskin. Untuk itu masalah kesehatan menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Penyataan Walikota Daniel Adoe ini mengemuka ketika menerima Panitia Ad Hoc III DPD yang dikoodinir Wilhelmus Wua Openg, Kamis (13/3/2008).
Kepada Walikota Daniel Adoe, Openg menyatakan, DPD menyatakan dukungannya kepada Pemkot Kupang untuk membangun rumah sakit dengan memperjuangkan dana melalui APBN 2009, juga melalui beberapa lembaga asing yang bermitra dengan DPD.
Sementara Kepala Tata Usaha (KTU) Dinas Kesehatan Kota Kupang, Wenslaus Nahak yang mewakili Kadis Kesehatan, dr. Dominggus Sarambu, mengeluhkan ketiadaan dokter spesialis terkait rencana pembangunan rumah sakit ini. Ia mengharapkan, di samping memperjuangkan alokasi dana, DPD juga bisa mengupayakan bantuan tenaga dokter spesialis.
Seperti disaksikan SPIRIT NTT, selain berdialog tentang masalah kesehatan, kunjungan kerja DPD ini juga membahas masalah pendidikan dan agama.
Khusus tentang pendidikan, anggota DPD, Rusli Rahman meminta pemkot melaporkan beberapa persoalan yang dihadapi dunia pendidikan di Kota Kupang.
Terhadap pertanyaan ini, Kadis Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh mengungkapkan beberapa persoalan, di antaranya status guru-guru honor dan yayasan yang tidak diakomodir dalam data base Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ledo meminta agar tahun 2009 (setelah selesai pengangkatan tenaga honor berdasarkan data base 2005), DPD memperjuangkan agar kelompok guru ini bisa lolos dalam data base sehingga bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). *

Tidak ada komentar: