Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Dinas Pertanian Bagikan Bibit Jagung kepada Petani

Edisi: 25 - 31 Oktober 2010
No. 240 Tahun V, Hal: 2


KUPANG, SPIRIT--Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan setempat melakukan pembagian bibit jagung dan padi jenis unggul kepada petani di sejumlah kelurahan di wilayah ibu kota Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

"Bibit sudah kita distribusikan selama tiga hari dan hari ini merupakan hari terakhir pembagiannya," kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Kota Kupang, Elly Wairata, di Kupang, Senin (18/10/2010).

Dia menyebutkan, bibit jagung yang didistribusikan merupakan bibit unggul dan merupakan Program Bantuan Benih Unggul Jagung dan Padi. Untuk jagung, kata Wairata, bibit yang diberikan adalah bibit jagung hibrida dan dibagikan sebanyak 2,2 ton, sedangkan untuk jenis padi bibit yang diberikan adalah bibit padi jenis IR-64 sebanyak 6,250 ton.

Menurut dia, secara geografis, wilayah Kota Kupang bukan merupakan daerah pertanian, maka pembagian bibit bantuan itu hanya akan dikhususkan kepada kelompok tani yang ada di sejumlah kelurahan yang memiliki potensi pertanian, sehingga benar-benar akan digunakan secara maksimal, demi peningkatan produktivitas pertanian untuk kesejahteraan petani.

Dia menyebutkan, dari 51 kelurahan yang ada di wilayah Kota Kupang, ada sejumlah kelurahan yang memiliki potensi sebagai wilayah pertanian dan mendapatkan bantuan bibit, masing-masing, Kelurahan Bakunase dan Oebufu. Selain itu, kata dia, juga ada di Kelurahan Naioni, Manulai II, Oebobo, Belo, Sikumana, Naikoten I, Batuplat, Oepura, Maulafa dan Fatululi.

Dia mengatakan bahwa pembagian bibit jagung dan padi itu dilakukan karena para petani saat ini sedang dalam persiapan lahan untuk memasuki masa tanam tahun 2010. "Pada awal bulan November merupakan awal waktunya bagi petani di Kota Kupang untuk mulai menanam," katanya.

Terhadap kemungkinan bantuan bibit bagi kelompok tani, Wairata mengaku sedang dalam upaya negosiasi dengan sejumlah elemen termasuk pemerintah pusat agar para petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani yang ada di sejumlah kelurahan tersebut, bisa mendapatkannya.

Dia berharap dengan sejumlah intervensi pemerintah melalui sejumlah bantuan bibit kagung dan padi unggul tersebut, tingkat produktivitas petani di Kota Kupang bisa semakin bertambah, sehingga bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat petani khususnya dan masyarakat Kota Kupang pada umumnya. "Mudah-mudahan semua jenis bantuan yang diberikan oleh pemerintah bisa dimanfaatkan secara baik dan maksimal oleh para petani penerima," kata Wairata. (kotakupang.com)


Tidak ada komentar: