Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Petani Sikka Tingkatkan Mutu Produksi Kakao

Spirit NTT, 15-21 Juni 2009

MAUMERE, SPIRIT-
-Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, meminta para petani kakao untuk tidak lagi berharap terjadinya peningkatan produksi tanaman kakao yang sudah berusia tua. Tanaman kakao dalam usia tersebut tidak mungkin lagi produktif dan menghasilkan buah atau biji kakao bermutu.

Sejalan dengan tujuan pelatihan peningkatan produksi dan mutu kakao yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sikka yang berlangsung hingga tanggal 3 Juni di Wisma Nazaret Nelle (Maumere), Bupati Sosimus mengatakan, kakao yang telah berusia tua mau tidak mau harus diganti dengan menanam yang baru.



Bupati Sosimus mengatakan, jika tetap mempertahankan tanaman kakao yang sudah berusia cukup tua maka harus dirawat dengan menerapkan teknologi atau cara perawatan yang baru seperti sambung samping atau sambung pucuk.
Para petani kakao juga diminta untuk secara rutin melakukan perawatan dan pemupukan secara benar sehingga tanaman kakao yang masih produktif bisa menghasilkan lebih banyak dengan mutu yang lebih baik.

Bupati Sosimus Mitang juga mengingatkan petani kakao yang pada umumnya kurang peduli dalam merawat tanaman komoditi unggulan ini karena hasilnya telah bertahun-tahun menghidupi ekonomi keluarga petani kakao di kabupaten Sikka. Sosimus juga mengeritik para petani yang hanya memetik hasil kakao yang ditanam oleh orang tuanya sementara anak-anak sendiri belum mengusahakan tanaman kakao pengganti. Kita sekarang hanya pelihara pohon kakao yang ditanam oleh orang tua kita. Mereka sudah meninggal. Kita hanya rawat saja tidak bisa,” kata Sosimus.

Atas perilaku yang kurang menguntungkan itu, Bupati Sosimus meminta agar para petani yang terpilih sebagai peserta, dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh.

"Anda adalah orang-orang pilihan yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi para petani kakao di wilayah anda masing-masing. Jadilah petani kakao yang baik dengan menerapkan berbagai pengetahuan baru yang diberikan selama tiga hari pelatihan ini,” tegas sosimus kepada para peserta. (el-nathan)

Tidak ada komentar: