-SPIRIT NTT/OBBY LEWANMERU
RAZIA KTP -- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) saat melakukan razia Kartu Tanda Penduduk Nasional (KTPN) di wilayah Kota Labuan Bajo, Rabu (6/5/2009).
RAZIA KTP -- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) saat melakukan razia Kartu Tanda Penduduk Nasional (KTPN) di wilayah Kota Labuan Bajo, Rabu (6/5/2009).
Spirit NTT, 18-24 Mei 2009, Laporan Oby Lewanmeru
LABUAN BAJO, SPIRIT --- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menggelar operasi penertiban Kartu Tanda Penduduk Nasional (KTPN) untuk mengurangi kerawanan sosial.
Pantauan SPIRIT NTT, Rabu (6/5/2009), tim operasi gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dispenduk dan Catatan Sipil, staf Pemerintah Kecamatan Komodo, Pol PP Kecamatan Komodo, Kelurahan Labuan Bajo dan Desa Gorontalo, merazia warga yang tidak memiliki KTPN atau identitas diri.
Operasi dipimpin Kasat Pol PP Mabar, Roby Ngolong, S.Ip, Camat Komodo, Drs. Aloysius Nala, pihak Kependudukan dan Capil, Lambert Hambut, Kasat Pol PP Komodo, Imran, S.Ip, Plt. Kasie Pengawasan Trantib, Iskandar Haki, Lurah Labuan Bajo, Abdul Ipur, Kepala Desa Gorontalo, Ibrahim Hanta.
Tim melakukan operasi dari tempat hiburan, hotel dan restoran, penginapan/losmen dan tempat umum seperti pelabuhan laut dan bandara. Operasi hari pertama, Selasa ( 5/5/2009), berhasil menjaring 45 orang, semuanya berasal dari empat tempat hiburan (pub/karoke). Warga yang dijaring didominasi wanita penghibur (purel).
Pada malam kedua, Rabu (6/5/2009), tim menjaring 34 orang. Tim juga merazia salah satu tempat hiburan di sekitar SPBU Haji Jafar Ali Rawi, dan berhasil menjaring lima purel. Semua warga yang terjaring diangkut ke Kantor Camat Komodo guna diberi pembinaan.
Kasat Pol PP Mabar, Roby Ngolong, S.Ip, mengatakan. penertian dilakukan guna mengurangi kerawanan sosial karena mobilisasi warga dalam Kota Labuan Bajo cukup tinggi," kata Ngolong. (*)
LABUAN BAJO, SPIRIT --- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menggelar operasi penertiban Kartu Tanda Penduduk Nasional (KTPN) untuk mengurangi kerawanan sosial.
Pantauan SPIRIT NTT, Rabu (6/5/2009), tim operasi gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dispenduk dan Catatan Sipil, staf Pemerintah Kecamatan Komodo, Pol PP Kecamatan Komodo, Kelurahan Labuan Bajo dan Desa Gorontalo, merazia warga yang tidak memiliki KTPN atau identitas diri.
Operasi dipimpin Kasat Pol PP Mabar, Roby Ngolong, S.Ip, Camat Komodo, Drs. Aloysius Nala, pihak Kependudukan dan Capil, Lambert Hambut, Kasat Pol PP Komodo, Imran, S.Ip, Plt. Kasie Pengawasan Trantib, Iskandar Haki, Lurah Labuan Bajo, Abdul Ipur, Kepala Desa Gorontalo, Ibrahim Hanta.
Tim melakukan operasi dari tempat hiburan, hotel dan restoran, penginapan/losmen dan tempat umum seperti pelabuhan laut dan bandara. Operasi hari pertama, Selasa ( 5/5/2009), berhasil menjaring 45 orang, semuanya berasal dari empat tempat hiburan (pub/karoke). Warga yang dijaring didominasi wanita penghibur (purel).
Pada malam kedua, Rabu (6/5/2009), tim menjaring 34 orang. Tim juga merazia salah satu tempat hiburan di sekitar SPBU Haji Jafar Ali Rawi, dan berhasil menjaring lima purel. Semua warga yang terjaring diangkut ke Kantor Camat Komodo guna diberi pembinaan.
Kasat Pol PP Mabar, Roby Ngolong, S.Ip, mengatakan. penertian dilakukan guna mengurangi kerawanan sosial karena mobilisasi warga dalam Kota Labuan Bajo cukup tinggi," kata Ngolong. (*)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar