Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Pranda: Hutan Mbeliling Sumber Pasokan Air Bersih


SPIRIT NTT/WWW.BURUNG.ORG
HUTAN Mbeliling mengelilingi kawasan Danau Sano Nggoang. Hutan ini sebagai pemasok utama air untuk warga Labuan Bajo.


Spirit NTT, 18-24 Mei 2009, Laporan Oby Lewanmeru

LABUAN BAJO, SPIRIT
--Bupati Manggarai Barat (Mabar), Drs. Wilfridus Fidelis Pranda, mengatakan, kawasan Hutan Mbeliling selama ini menjadi tumpuan masyarakat terutama soal pasokan air bersih dan sebagai habitat alami sejumlah satwa.

Karenanya Pranda memberikan apresiasi kepada sejumlah LSM yang ada di daerah itu dalam membangun serta mensejahterakan masyarakat setempat dengan melestarikan hutan Mbeliling.



"Dengan adanya workshop dan pelatihan ini diharapkan bisa menjadi acuan dalam menyusun program pembangunan dan penilaian ekonomi sumber daya alam secara berkelanjutan," kata Pranda dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati, Drs. Agustinus Dula, pada pembukaan workshop dan pelatihan di Labuan Bajo, Rabu (6/5/2009).

Lembaga Burung Indonesia Program Mbeliling menggelar workshop dan pelatihan mengenai penilaian Ekonomi Sumber Daya Alam (ESDA) dan lingkungan dalam kawasan Hutan Mbeliling. Kegiatan ini dilakukan guna membangun kesepahaman tentang hubungan timbal balik antara aspek ekonomi dan sumber daya dalam hutan tersebut.

Disaksikan SPIRIT NTT, Rabu (6/5/2009), workshop dan pelatihan hasil kerja sama Burung Indonesia Program Mbeliling dan Pemerintah Manggarai Barat (Mabar) ini berlangsung di Hotel Puri Sari-Labuan Bajo. Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Drs. Agustinus Dula.

Tampil sebagai pembicara Dr.Ir. M Ridwansyah, S.E.M.Sc, Ir. M. Sobar, Drs. Edward, S.E, M.M, dan Ir. Dominikus Hawan, M.M, dihadiri Sekab Mabar, Drs. Benediktus Ngete, sekitar 30-an orang yang berasal dari 18 lembaga pemerintah dan non pemerintah, serta masyarakat dari desa dampingan Burung Indonesia Program Mbeliling.

Team Leader Burung Indonesia Program Mbeliling, Tengku Ahmad Budi Aulia, menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah membangun kesepahaman semua pihak tentang hubungan timbal balik antar aspek ekonomi dan sumber daya alam, meningkatkan pemahaman dasar tentang konsep dan metodologi untuk mengestimasi nilai manfaat sumber daya alam dan lingkungan. (*)

Tidak ada komentar: