Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Mahasiswa Agar Membawa Perubahan dalam Masyarakat

Spirit NTT, 25-31 Mei 2009

ATAMBUA, SPIRIT
-- Para mahasiswa diharapkan membawa perubahan pola pikir dalam masyarakat. Karena itu sebagai calon intelektual mahasiswa harus mampu menerapkan ilmu yang didapatnya selama mengenyam pendidikan di perguruan tinggi (PT).

Wakil Bupati (Wabup), Ludovikus Taolin mengatakan hal ini ketika memberi sambutan pada acara pelepasan pengabdian mahasiswa pada masyarakat (PMM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (STISIP) Fajar Timur Atambua di Lantai I Kantor Bupati Belu, Kamis (14/5/2009).



Wabup dalam arahannya kepada 27 mahasiswa peserta PMM ini mengatakan, mahasiswa diharapkan untuk duduk bersama masyarakat di desa untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Selain itu mahasiswa juga bersama aparatur di desa dapat menata administrasi di desa serta merubah pola pikir kepala desa dan jajarannya.

Wabup juga mengingatkan mahasiswa agar memberikan motivasi bagi masyarakat dan aparatur desa agar bisa menghidupkan kembali budaya gotong- royong masyarakat yang sudah terancam punah.

Ketua Yayasan Alexander Bria Seran, Drs. Petrus Bria Seran, M.M, pada kesempatan itu melaporkan bahwa kegiatan PMM ini merupakan suatu wujut dari Tri Dharma PT yang salah satunya adalah pengabdian mahasiswa pada masyrakat (PMM).

Mahasiswa, kata dia, dapat menerapkan ilmunya selama di bangku kuliah kepada masyarakat. Selain itu dapat bekerja sama dengan aparatur desa.
Menurut Ketua Bidang Akademik STISIP ini, mahasiswa bersama aparatur desa juga bersama-sama memecahkan semua persoalan di desa. Sebelum mengikuti kegiatan ini mahasiswa telah mendapat pembekalan dari dosen dan pemerintah.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PPM ini terbagi dalam tiga kelompok dan ditempatkan pada tiga desa, yakni Leunkot, Lakulo, Kecamatan Weliman dan Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah. (humas pemkab belu)


Tidak ada komentar: