Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Soal UN Dibagi dalam Dua Paket

* Agar Siswa Tidak Saling Membantu
Spirit NTT, 13-19 April 2009, Laporan Alfred Dama

KUPANG, SPIRIT--
Soal ujian nasional (UN) terbagi dalam paket A dan B. Dua paket ini memiliki kualitas yang sama dan diberikan kepada para siswa saat pelaksanaan UN.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Thobias Uly, M.Si, yang ditemui di Kantor Dinas PPO, Jalan Soeharto-Kupang, Selasa (7/4/2009), menyebut maksud dua paket soal ini agar para siswa tidak saling membantu dalam mengerjakan soal. "Misalnya, dalam kelas ada 20 siswa peserta UN, nanti 10 mendapat soal paket A dan 10 lainnya mendapat soal paket B. Soal ini dibagi selang-seling sehingga peserta UN dalam satu deretan memiliki soal yang berbeda" katanya mengurai. Dengan cara ini, dia berharap pelaksanaan UN bisa berjalan efektif.



Thobias Uly meminta peserta UN tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah pertama (SMP) tidak terjebak dengan jawaban-jawaban UN palsu. Jawaban soal UN palsu bisa dari websitie-website di internet yang menawarkan jawaban UN atau dari sumber-sumber lainnya.

Menurutnya, bisa saja para siswa mengakses jawaban-jawaban yang salah saat mencari kemudahan untuk mengerjakan soal-soal UN nanti. "Jadi para siswa ini jangan sampai terjebak dengan soal dan jawaban-jawaban palsu dari internet. Lebih baik percaya diri dan mengikuti pelajaran yang sudah diberikan oleh guru," jelasnya.

Dijelaskannya, para siswa juga jangan percaya dengan jawaban-jawaban UN yang didapat dari pihak lain. Hal itu juga merupakan jebakan sebab jawaban UN yang benar masih sangat rahasia sehingga tidak mungkin berada di tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Yakinlah pada diri sendiri, apa yang sudah dipelajari di sekolah itulah yang akan diuji. Jawab sesuai pengetahuan, jangan terjebak dengan jawaban-jawaban palsu. Percaya pada diri sendiri. Kalau kita sudah belajar, maka semua soal tentu bisa dikerjakan," jelas Thobias Uly.

Lebih lanjut dijelaskan, UN SMA akan berlangsung mulai tanggal 20 April nanti. Distribusi akan dimulai setelah perayaan Paskah nanti.
Menurutnya, distribusi soal akan dilakukan serempak untuk daratan Flores, Lembata, Alor, dan Sumba. Terakhir baru distribusi untuk wilayah Timor, setelah wilayah-wilayah yang dianggap jauh.

"Kita tetap memprioritaskan distribusi ke wilayah yang jauh. Ini agar sekolah- sekolah yang jauh bisa menerima soal ini tepat pada waktunya. Soal harus sudah diterima oleh panitia kabupaten/kota satu minggu sebelum UN," jelasnya.
Dijelaskannya juga, peserta UN SMA Tahun 2009 ini akan diikuti oleh 38.069 orang, sedangkan peserta UN SMK sebanyak 8.942 orang. Peserta UN SMP sebanyak 68.268 orang dan peserta Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) sebanyak 97.800 orang. (*)


Tidak ada komentar: