Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Pokmas Motadikin Dapat Bantuan Perahu

* Dilepas Secara Resmi Bupati Belu
Spirit NTT, 6-12 Maret 2009, Laporan Ferdinandus Dole Hayong

ATAMBUA, SPIRIT--
Kelompok masyarakat (Pokmas) Motadikin, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Belu, mendapat bantuan perahu dari pemerintah setempat melalui dinas perikanan dan kelautan.

Pembuatan kapal tersebut menghabiskan dana Rp 880 juta dari total dana lokasi khusus/DAK dan dana lokasi umum/DAU tahun 2008 senilai Rp 2.698.900.000 (dari DAK Rp 800 juta dan DAU Rp 80 juta, Red) untuk pengadaan sarana penangkapan ikan.




Dana itu telah dimanfaatkan untuk pengadaan sarana penangkapan berupa 1 unit kapal (kayu) mini purseseine 10 GT, 3 unit kapal (kayu) pancing 3 GT, dan 5 unit perahu motor tempel (kayu) 15 PK.

Perahu bantuan ini telah dilepas Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, disaksikan ratusan warga pesisir pantai Motadikin yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Belu, Ny. Theresia Parera Lopez, Selasa (24/3/2009). Sarana penangkap ikan ini selanjutnya dimanfaatkan kelompok masyarakat (pokmas) di Desa Motadikin, Kecamatan Malaka Tengah.

Kadis Perikanan Belu, Yeremias Nahak, S.H, dalam laporannya menjelaskan, pemberian bantuan sarana penangkapan ini dilandasi beberapa pertimbangan, di mana Kabupaten Belu memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar.
Digambarkannya, garis panjang pantai seluruhnya mencapai 115,16 km dengan rincian pantai utara, 32,22 km dan pantai selatan, 82,94 km). Selama ini kemauan nelayan untuk mengelola potensi laut sangat tinggi, tapi ketersediaan sarana penangkapan sangat terbatas dan masih bersifat tradisional.

Untuk itu, kata Nahak, Pemkab Belu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan telah melaksanakan kegiatan pengadaan sarana ini dengan menyediakan 1 unit kapal (kayu) mini purseseine 10 GT, 3 unit kapal (kayu) pancing 3 GT dan 5 unit perahu motor tempel (kayu) 15 PK untuk secara bertahap memenuhi kebutuhan nelayan dalam rangka meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan nelayan.
Menurut Nahak, tujuan pengadaan sarana penangkapan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokmas bersangkutan dan meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan tangkap. Ia berharap nelayan memanfaatkan sarana yang ada secara baik.

Bupati Belu, Joachim Lopez, mengatakan, pemerintah dari waktu ke waktu tetap memperhatikan nasib para nelayan. Bantuan yang diberikan pemerintah merupakan wujud perhatian pemerintah daerah ini agar potensi laut yang ada dapat dimanfaatkan secara baik. Sarana penangkapan yang ada hendaknya dijaga dan dirawat agar dapat bertahan lama. (*)


Tidak ada komentar: