Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Petani Lima Desa Ikut Pelatihan Pertanian

Spirit NTT, 13-19 April 2009, Laporan Ferdinandus Dole Hayong


ATAMBUA, SPIRIT --
Manajemen Oxfam GB didukung Komisi Eropa Departemen Bantuan Kemanusiaan (ECHO) bekerja sama dengan Panitia Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Atambua (PPSE-KA), telah meluluskan 25 petani pemandu di Kabupaten Belu. Mereka sudah memperoleh pelatihan selama 40 hari tentang tentang pertanian, penyediaan bibit dan instalasi air sederhana untuk irigasi.

Para petani itu berasal dari lima desa, yakni Desa Teun, Desa Naekasa, Desa Tukuneno, Desa Baudaok dan Desa Raimanus. Mereka dilatih sejak tanggal 9 Februari sampai dengan 3 April 2009.


Area Programme Manager Oxfam GB, Aloysius Suratin, mengatakan hal ini melalui pendamping program, Nancy, sebelum penutupan pelatihan tersebut di Desa Teun, Kecamatan Raimanuk, Belu, Jumat (3/4/2009).

Nancy menjelaskan, program pelatihan itu berangkat dari keprihatinan akan seringnya terjadi rawan pangan yang menimpa masyarakat. Karea itu dirasa penting untuk memberikan bekal kepada petani berupa pengetahuan dasar mengenai sistem pertanian, penyediaan bibit dan instalasi air sederhana untuk irigasi.

Wabup Belu, Taolin Ludovikus saat menutup kegiatan pelatihan tersebut, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Oxfam GB bekerja sama dengan PPSE-KA itu sangat membantu pemerintah mengatasi masalah rawan pangan.

Pemerintah, katanya, sangat mendukung kegiatan seperti tersebut dan ke depan diharapkan agar pelatihan serupa diberikan juga untuk petani-petani di desa lainnya di Belu. " Saya harap lima desa yang sudah jadi dampingan Oxfam ini menjadi desa contoh dan menjadi pusat studi banding para petani lain dari berbagai desa di Belu," kata Taolin.

Direktur PPSE-KA, Romo Urbanus Hala, Pr mengatakan, pihaknya menjalin kemitraan dengan Oxfam GB dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, terutama upaya untuk mengatasi rawan pangan yang sering melanda masyarakat. (*)


Tidak ada komentar: