Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Penyaluran Dana APBD I Tidak Eefektif

Spirit NTT, 06-12 April 2009

KUPANG, SPIRIT--
Penyaluran dana APBD I tahun 2009 tidak efektif karena Pemda NTT menyalurkan langsung ke rekening SKPD masing-masing sehingga tidak diketahui oleh Pemda Kabupaten/Kota khususnya Kabupaten Nagekeo.
Hal ini diungkapkan Sekda Nagekeo, Drs. John E Parera, kepada Tim Kunjungan Kerja DPRD NTT hari Jumat (20/3/2009) bertempat di Ruang Kerja Sekda. Tim Kunjungan Kerja DPRD NTT ke Kabupaten Nagekeo yang dipimpin Cyrilus Bau Engo berada di Mbay sejak Jumat (20/3/2009).

Menurut Parera, sampai saat ini (20/3/2009) belum ada informasi dari Biro Sunpro Setda NTT (sekarang Administrasi Pembangunan) sejauh mana dana yang disalurkan pada setiap SKPD yang ada di Kabupaten Nagekeo dan berapa besar/jumlah yang diberikan melalui rekening masing-masing. "Sampai sekarang pak bupati sebagai kapala wilayah saja belum mengetahuinya," kata Parera.



Parera yang didampingi Kabag Pembangunan, Drs. Wilhelmus Lena, mengatakan, dengan adanya keterlambatan penyaluran dana dari propinsi, pengawasan di tingkat kabupaten menjadi sulit. Karena terjadi terhambat dalam rangka penyusunan program pembangunan 2009.

"Yang diragukan akan terjadi tumpang tindih pendanaan antara APBD I dan APBD II dalam satu program kegiatan yang sama, dan pola penyaluran dana APBD I kali ini dianggap tidak efektif," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Cyrilus Bau Engo, selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja DPRD NTT di Kabupaten Nagekeo mengatakan bahwa kehadiran tim kali ini dalam rangka pemantauan program pembangunan dan kemasyarakatan serta menampung berbagai aspirasi dan permasalahan yang ada di daerah.

Menurut Bau Engo, DPRD NTT adalah wakil rakyat yang selalu tanggap dan respons terhadap permasalahan dan aspirasi masyarakat yang ada di daerah. Untuk itu, katanya, pola penyaluran dana APBD I NTT yang dinilai tidak efektif, Dewan akan bicarakan lebih lanjut dengan Pemda NTT guna mencari solusi/jalan terbaik sehingga dapat mengatasi permasalahan yang ada. (onq.humas/dprd ntt)

Tidak ada komentar: