* Kabupaten dan Manggarai Timur
Spirit NTT, 13-19 April 2009]
KUPANG, SPIRIT--Anggota DPRD NTT, Frans Dima Lendes, dalam rapat paripurna dengan Asisten I Setda NTT Yoseph Mamulak di Kupang, Selasa (17/3/2009), mengatakan, masalah perbatasan antara Manggarai Timur dan Ngada mulai mencuat setelah masing-masing pihak mengklaim batas wilayah sebagai yang paling benar.
"Masalah itu sedang mengancam rasa persaudaraan, kekeluargaan, dan ketenangan warga dua kabupaten di perbatasan. Mereka saling mengklaim batas wilayah masing masing sebagai yang paling benar," kata Lendes.
Karena Pemda tidak serius menangani masalah ini, katanya, masyarakat perbatasan kedua kabupaten telah mengundang PADMA yang berkantor pusat di Jakarta untuk melakukan penelitian atas sengketa batas tanah tersebut.
PADMA, demikian Lendes, telah meneliti langsung di lapangan. Mereka meminta pendapat dari warga kedua kabupaten perbatasan. Masing masing warga mengklaim sebagai pemilik sah wilayah perbatasan, yang ditandai dengan argumentasi masing masing. Jika masalah ini tidak segera ditangani akan muncul persoalan serius, yakni perang saudara antarawarga. (kompas.com)
KUPANG, SPIRIT--Anggota DPRD NTT, Frans Dima Lendes, dalam rapat paripurna dengan Asisten I Setda NTT Yoseph Mamulak di Kupang, Selasa (17/3/2009), mengatakan, masalah perbatasan antara Manggarai Timur dan Ngada mulai mencuat setelah masing-masing pihak mengklaim batas wilayah sebagai yang paling benar.
"Masalah itu sedang mengancam rasa persaudaraan, kekeluargaan, dan ketenangan warga dua kabupaten di perbatasan. Mereka saling mengklaim batas wilayah masing masing sebagai yang paling benar," kata Lendes.
Karena Pemda tidak serius menangani masalah ini, katanya, masyarakat perbatasan kedua kabupaten telah mengundang PADMA yang berkantor pusat di Jakarta untuk melakukan penelitian atas sengketa batas tanah tersebut.
PADMA, demikian Lendes, telah meneliti langsung di lapangan. Mereka meminta pendapat dari warga kedua kabupaten perbatasan. Masing masing warga mengklaim sebagai pemilik sah wilayah perbatasan, yang ditandai dengan argumentasi masing masing. Jika masalah ini tidak segera ditangani akan muncul persoalan serius, yakni perang saudara antarawarga. (kompas.com)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar