Spirit NTT, 6-12 Maret 2009
ATAMBUA, SPIRIT--Pemerintah kecamatan dan kelurahan seharusnya membina kebersamaan serta kedekatan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengan demikian program pemerintah akan mendapat dukungan dan dapat berhasil dengan baik.
Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, mengatakan hal ini pada acara kunjungan kerja di Kecamatan Atambua Barat dan Kecamatan Atambua Selatan, Kamis (18/3/2009).
"Camat harus dekat dengan lurah, tokoh adat, tokoh agama sebab di sana program pembangunan ini akan mendapat dukungan," katanya. Selain menjalin kedekatan kata dia, camat dan lurah agar memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan semangat serta disiplin yang tinggi kepada masyarakat tanpa memandang bulu. Disiplin PNS, katanya, harus ditegakkan, sebab ia adalah roh dari pelayanan dan kinerja kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan kepada PNS agar menghilangkan penilaian bahwa bertugas di kecamatan dan kelurahan adalah tempat pembuangan. Bertugas di kecamatan dan kelurahan merupakan proses kaderisasi yang baik. Sebab, sebagai PNSD kata dia, "Kita harus memahami seluruh persoalan yang ada pada masyarakat sebelum dipercayakan menduduki jabatan yang lebih tinggi."
Hal kedua yang perlu dicatat, kata bupati, adalah pelestarian lingkungan dan kebersihan lingkungan. Camat dan lurah agar bergandengan tangan dengan masyarakat, terutama memperhatikan lahan-lahan tidur dengan menanami tanaman keras agar ke depan bisa mempertahankan sumber air tanah dan kesejukan lingkungan. Sedangkan menyangkut kebersihan lingkungan terutama Hari Jumat Bersih yang telah dicanangkan tetap dijalankan.
"Di kecamatan dan kelurahan masyarakat diarahkan untuk memperhatikan lingkungan agar terhindar dari penyakit akibat lingkungan yang tak bersih itu," kata mantan Sekab Belu itu.
Hal ketiga, kata bupati Lopez, adalah pemberdayaan masyarakat. Pada tahun anggaran 2009, anggaran untuk belanja PNS naik. Hal ini disebabkan karena gaji PNS juga mengalami kenaikan selain pengangkatan 300 lebih CPNSD.
"Kendati demikian, pemkab telah berupaya untuk mendapat bantuan lain, misalnya melalui program PNPM mandiri, Kube, P2KP serta P2DTK. Dana-dana ini bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat langsung mengelolanya," katanya. (humas pemkab belu)
ATAMBUA, SPIRIT--Pemerintah kecamatan dan kelurahan seharusnya membina kebersamaan serta kedekatan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengan demikian program pemerintah akan mendapat dukungan dan dapat berhasil dengan baik.
Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, mengatakan hal ini pada acara kunjungan kerja di Kecamatan Atambua Barat dan Kecamatan Atambua Selatan, Kamis (18/3/2009).
"Camat harus dekat dengan lurah, tokoh adat, tokoh agama sebab di sana program pembangunan ini akan mendapat dukungan," katanya. Selain menjalin kedekatan kata dia, camat dan lurah agar memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan semangat serta disiplin yang tinggi kepada masyarakat tanpa memandang bulu. Disiplin PNS, katanya, harus ditegakkan, sebab ia adalah roh dari pelayanan dan kinerja kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan kepada PNS agar menghilangkan penilaian bahwa bertugas di kecamatan dan kelurahan adalah tempat pembuangan. Bertugas di kecamatan dan kelurahan merupakan proses kaderisasi yang baik. Sebab, sebagai PNSD kata dia, "Kita harus memahami seluruh persoalan yang ada pada masyarakat sebelum dipercayakan menduduki jabatan yang lebih tinggi."
Hal kedua yang perlu dicatat, kata bupati, adalah pelestarian lingkungan dan kebersihan lingkungan. Camat dan lurah agar bergandengan tangan dengan masyarakat, terutama memperhatikan lahan-lahan tidur dengan menanami tanaman keras agar ke depan bisa mempertahankan sumber air tanah dan kesejukan lingkungan. Sedangkan menyangkut kebersihan lingkungan terutama Hari Jumat Bersih yang telah dicanangkan tetap dijalankan.
"Di kecamatan dan kelurahan masyarakat diarahkan untuk memperhatikan lingkungan agar terhindar dari penyakit akibat lingkungan yang tak bersih itu," kata mantan Sekab Belu itu.
Hal ketiga, kata bupati Lopez, adalah pemberdayaan masyarakat. Pada tahun anggaran 2009, anggaran untuk belanja PNS naik. Hal ini disebabkan karena gaji PNS juga mengalami kenaikan selain pengangkatan 300 lebih CPNSD.
"Kendati demikian, pemkab telah berupaya untuk mendapat bantuan lain, misalnya melalui program PNPM mandiri, Kube, P2KP serta P2DTK. Dana-dana ini bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat langsung mengelolanya," katanya. (humas pemkab belu)


6.jpg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar