Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Bupati Sikka Resmikan Roxy Swalayan

Spirit NTT, 30 Meret-5 April 2009

MAUMERE, SPIRIT--
Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, meresmikan pusat perbelanjaan Roxy Swalayan di Jalan Don Thomas Maumere, belum lama ini. Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Sikka serta pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Sikka, dr. Wera Damianus, MM.

Dalam sambutannya, Bupati Sosimus Mitang menandaskan, peresmian Roxy Swalayan menunjukkan bahwa geliat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kabupaten Sikka berkembang dengan baik.


Bupati Sosimus mempersilakan investor lain untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sikka demi kemajuan pembangunan di Sikka khususnya dalam pranata ekonomi.

Kepada masyarakat Kabupaten Sikka, Bupati Sosimus mengharapkan agar memanfaatkan Roxy Swalayan sebagai salah satu sarana alternatif pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Sikka, Drs. AM Keupung. Menurutnya, dengan hadirnya Roxy Sawalayan di Kabupaten Sikka dengan berbagai aneka penawaran barang kebutuhan akan semakin menumbuhkembangkan kehidupan ekonomi di Kabupaten Sikka.

Sementara itu, General Manager Roxy Swalayan Maumere, Gipsi dalam laporannya antara lain menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka atas hadirnya Roxy Swalayan di Maumere.

Dipilihnya Kota Maumere, kata Gipsi, berdasarkan hasil survai yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu yang menunjukkan kehidupan ekonomi di Kabupaten Sikka khususnya Kota Maumere sangat menjanjikan, selain mudahnya sarana dan prasarana transportasi sebagai salah satu syarat usaha ekonomi.

Berkaitan dengan perekrutan tenaga kerja di Roxy Swalayan Maumere, Gipsi menjelaskan bahwa pihaknya merekrut 57 orang dari 500 pelamar. Sementara untuk meningkatkan mutu pelayanan Roxy Swalayan, pihaknya berjanji akan terus membenahi beberapa sarana dan prasarana yang kurang. (humas sikka)


1 komentar:

KanjengRagil mengatakan...

Disana sudah ada berapa banyak swalayan ? Apakah swalayan merupakan kebutuhan yang mendesak untuk masyarakat ? Semoga saja, pasar tradisionil tidak terpinggirkan karena berdirinya swalayan2 baru.