SPIRIT NTT/HUMAS LEMBATA/PINO-SELLO SERAHKAN SK--Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri, menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai PNS kepada salah seorang sekdes di halaman depan kantor Bupati Lembata, pekan lalu.
Spirit NTT, 13-19 April 2009
LEWOLEBA, SPIRIT-- Sebanyak 35 orang sekretaris desa (Sekdes) dari sembilan kecamatan di Kabupaten Lembata, menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil daerah (PNSD). Penyerahan SK bernomor BKD.821/20/2008, itu dilakukan Wakil Bupati Lembata, Drs. Andereas Nula Liliweri usai apel kesadaran di halaman depan Kantor Bupati Lembata, pekan lalu. Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri, pada kesempatan itu, mengatakan, Sekdes yang telah menerima SK pengangkatan sebagai PNS bukan pegawai baru karena selama ini telah melaksanakan fungsi pelayanan seorang PNS kepada masyarakat. span class="fullpost">
Sesuai tugas selama ini kata Wabup, menjadi Sekdes telah dibekali dengan pengalaman kerja, terutama bidang pemerintahan, pengelolaan keuangan serta permasalahan sosial kemasyarakatan.
Wabup mengatakan, Sekdes yang nota bene sudah PNS ini harus tetap tinggal di desa dan mampu memberikan masukan kepada kepala desa untuk melakukan perubahan kerja di desa.
Saat ini kata Wabup Liliweri, baru 35 orang yang menerima SK pengangkatan, sedangkan lainnya dalam proses usulan. Berkaitan dengan perkembangan berbagai regulasi di bidang pemerintahan diharapkan sekretaris desa sebagai jembatan strategis di desa, perlu mengetahui dan memahami berbagai aturan yang diturunkan sehingga dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Yang terjadi selama ini, masih banyak Sekdes belum memahami secara baik tupoksinya, sehingga masih terdapat kekurangan di sana sini. Untuk itu, menurut Wabup Liliweri, perlu dilakukan pembenahan secara baik di desa agar hambatan yang melandasi proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dapat diperbaiki sehingga masyarakat dapat merasakan hasil dari pelaksanaan tugas tersebut.
"Saudara-saudara sebagai sekdes mempunyai tugas yang sangat berat. Jabatan yang ada ini jangan dilihat sebagai hal yang sangat sakral, tetapi ini adalah kesempatan untuk mengabdikan diri dengan hati untuk kampung halaman sendiri.
Sekdes Mampir, Rahman Rakamin, yang ditemui usai acara penyerahan menyatakan kegembiraannya atas penyerahan SK ini. Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat. (sello/nona da silva/humas pemkab lembata)
SEKDES PENERIMA SK CPNSD
Benediktus Hatel (Sekdes Lebaata), Donatus Tao (Sekdes Dulir), Hendrikus Patal (Sekdes Lerek), Kletus Mansuetus Boli (Sekdes Katakeja), Martinus Weka (Sekdes Tubuk Rajan), Nara Lukas (Sekdes Lusilame), Ferdinand Huraq (Sekdes Umaleu), Hasan Zulkifli (Sekdes Bareng), Kornelis Maleng Etoq Ehaq (Sekdes Benihading I), Linus Rahaq (Sekdes Atulaleng), Rahman Rakamin (Sekdes Mampir), Petrus Olaman (Sekdes Kolontobo), Safrudin Lidan (Sekdes Tanjung Batu), Sunar Suban Langobelen (Sekdes Dulitukan), Alexander Asa (Sekdes Hadakewa), Ferdinandus Sego (Sekdes Waienga), Gabriel Take Tereng (Sekdes Baopana), Petrus Lebe Domaking (Sekdes Merdeka), Inonsius Wutu (Sekdes Atawai), Sebastianus Ruda (Sekdes Wuakerong), Silvester Beda Uran (Sekdes Ile Boli), Stephanus Taru (Sekdes Dua Wutun), Yohanes Uta (Sekdes Penikene), Antonius Dolu (Sekdes Pada), Herman Yoseph Balakiwa (Sekdes Baolangu), Zakarias Juang (Sekdes Belobatang), Abd Jamil Abdulah (Sekdes Mahal II), David Dolu Atawolo (Sekdes Nilanapo), Djinan Abdulah Said (Sekdes Leubatang), Fransiskus Wara (Sekdes Hingalamamengi), Laurensius Lera (Sekdes Aramengi), Muslimin Luth (Sekdes Hoelea I), Saleh Akhmad (Sekdes Peusawah), Pito Yohanes Lamak (Sekdes Alap Atadei), Siprianus Suban Lima (Sekdes Imulolong). (sello/nona da silva/humas pemkab lembata)
Sesuai tugas selama ini kata Wabup, menjadi Sekdes telah dibekali dengan pengalaman kerja, terutama bidang pemerintahan, pengelolaan keuangan serta permasalahan sosial kemasyarakatan.
Wabup mengatakan, Sekdes yang nota bene sudah PNS ini harus tetap tinggal di desa dan mampu memberikan masukan kepada kepala desa untuk melakukan perubahan kerja di desa.
Saat ini kata Wabup Liliweri, baru 35 orang yang menerima SK pengangkatan, sedangkan lainnya dalam proses usulan. Berkaitan dengan perkembangan berbagai regulasi di bidang pemerintahan diharapkan sekretaris desa sebagai jembatan strategis di desa, perlu mengetahui dan memahami berbagai aturan yang diturunkan sehingga dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Yang terjadi selama ini, masih banyak Sekdes belum memahami secara baik tupoksinya, sehingga masih terdapat kekurangan di sana sini. Untuk itu, menurut Wabup Liliweri, perlu dilakukan pembenahan secara baik di desa agar hambatan yang melandasi proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dapat diperbaiki sehingga masyarakat dapat merasakan hasil dari pelaksanaan tugas tersebut.
"Saudara-saudara sebagai sekdes mempunyai tugas yang sangat berat. Jabatan yang ada ini jangan dilihat sebagai hal yang sangat sakral, tetapi ini adalah kesempatan untuk mengabdikan diri dengan hati untuk kampung halaman sendiri.
Sekdes Mampir, Rahman Rakamin, yang ditemui usai acara penyerahan menyatakan kegembiraannya atas penyerahan SK ini. Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat. (sello/nona da silva/humas pemkab lembata)
SEKDES PENERIMA SK CPNSD
Benediktus Hatel (Sekdes Lebaata), Donatus Tao (Sekdes Dulir), Hendrikus Patal (Sekdes Lerek), Kletus Mansuetus Boli (Sekdes Katakeja), Martinus Weka (Sekdes Tubuk Rajan), Nara Lukas (Sekdes Lusilame), Ferdinand Huraq (Sekdes Umaleu), Hasan Zulkifli (Sekdes Bareng), Kornelis Maleng Etoq Ehaq (Sekdes Benihading I), Linus Rahaq (Sekdes Atulaleng), Rahman Rakamin (Sekdes Mampir), Petrus Olaman (Sekdes Kolontobo), Safrudin Lidan (Sekdes Tanjung Batu), Sunar Suban Langobelen (Sekdes Dulitukan), Alexander Asa (Sekdes Hadakewa), Ferdinandus Sego (Sekdes Waienga), Gabriel Take Tereng (Sekdes Baopana), Petrus Lebe Domaking (Sekdes Merdeka), Inonsius Wutu (Sekdes Atawai), Sebastianus Ruda (Sekdes Wuakerong), Silvester Beda Uran (Sekdes Ile Boli), Stephanus Taru (Sekdes Dua Wutun), Yohanes Uta (Sekdes Penikene), Antonius Dolu (Sekdes Pada), Herman Yoseph Balakiwa (Sekdes Baolangu), Zakarias Juang (Sekdes Belobatang), Abd Jamil Abdulah (Sekdes Mahal II), David Dolu Atawolo (Sekdes Nilanapo), Djinan Abdulah Said (Sekdes Leubatang), Fransiskus Wara (Sekdes Hingalamamengi), Laurensius Lera (Sekdes Aramengi), Muslimin Luth (Sekdes Hoelea I), Saleh Akhmad (Sekdes Peusawah), Pito Yohanes Lamak (Sekdes Alap Atadei), Siprianus Suban Lima (Sekdes Imulolong). (sello/nona da silva/humas pemkab lembata)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar