Spirit NTT, 13-19 April 2009, Laporan Hermina Pello
OEBOBO, SPIRIT-- Dua belas kelurahan di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, mengusulkan program pembukaan jalan baru dan peningkatan ruas jalan yang sudah ada. Usulan ini disampaikan dalam forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Oebobo.
Sementara masyarakat dan pemerintah Kelurahan Fatululi dan Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, mengusulkan perlu adanya program rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni.
Camat Oebobo, Relly W Walburga, melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kota, Yohanis Toumeluk mengatakan hal ini saat ditemui di kantor camat, Rabu (1/4/2009). Toumeluk menjelaskan, Fatululi mengajukan rehabilitasi rumah tidak layak huni, namun tidak disebutkan berapa unit yang diusulkan untuk rehab. Sedangkan di Liliba mengajukan 60 unit rumah yang direhab untuk warga yang tidak mampu yang terletak di tiga RT, yaitu RT 6, 10 dan 47.
Menurutnya, hampir semua kelurahan mengajukan program pembukaan jalan baru dan peningkatan ruas jalan yang sudah ada serta pembangunan drainase. Tetapi ada juga kelurahan yang mengajukan pembuatan jembatan, misalnya di Airnona mengajukan jembatan kayu/darurat di RT 03 RW 01, Bakunase mengajukan pembangunan jembatan yang menghubungkan Bakunase dengan Naikolan karena tingginya aktivitas warga yang melalui kali yang memisahkan kedua kelurahan tersebut apalagi untuk anak-anak sekolah.
Sementara Naikoten I mengajukan perbaikan jembatan di RT 25, Naikoten II mengajukan jembatan penyeberangan di belakang kantor agama yang menghubungkan RT 1,2, 11 dan 13.
Toumeluk mengatakan, pada prinsipnya program yang diajukan di musrenbang itu harus benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Karena itu ada tiga hal yang diajukan, yaitu untuk sarana dan prasarana yang biasanya berupa pembangunan fisik, bidang ekonomi dan bidang sosial budaya. Untuk bidang ekonomi, adalah bantuan modal usaha berupa dana bergulir untuk Kelurahan Oetete untuk 50 orang, Naikoten II, dan Oebufu untuk 36 kepala keluarga. Kelurahan Nunleu meminta pelatihan keterampilan untuk 200 orang, yaitu pelatihan montir, mengemudi, tata busana, tata boga dan salon. Untuk bidang sosial ekonomi, Kelurahan Airnona meminta contoh kandang babi, sedangkan di Kelurahan Kuanino mengajukan santunan untuk orang tua, anak cacat, anak yatim, dan beasiswa. (*)
12 Kelurahan Usul Buka Jalan Baru
Label:
Kota Kupang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar