Spirit NTT, 16-22 Maret 2009
2.1. Strategi Pembangunan 2007-2012:
2.16. Strategi kesinambungan program pembangunan
Strategi ini didasarkan bahwa perencanaan tidak hanya berhenti pada satu tahap, tetapi harus berlanjut sehingga menjamin adanya kemajuan terus-menerus dalam pembangunan. Dalam hal strategi kesinambungan ini mensyaratkan perlunya evaluasi dan pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga secara terus-menerus dapat diadakan koreksi dan perbaikan selama perencanaan dijalankan. Strategi ini mencakup upaya penciptaan keterkaitan (interlinkages) yang tepat antara pembangunan berdimensi fisik alam dengan pembangunan sosial kemasyarakatan, yang berlandaskan pada system tata ruang dan mempertahankan daya dukung lingkungan.
2.2. Prioritas Sesuai Misi Pembangunan 2007-2012
Permasalahan pembangunan Kota Kupang sangat komplek dan menyeluruh pada tiap-tiap fungsi/sektor pembangunan sehingga dibutuhkan suatu perencanaan yang bersifat holistik dan terintegrasi serta berkelanjutan dalam upaya pencapaian visi dan misi pembangunan lima tahun. Akan tetapi terdapat fungsi/sektor pembangunan yang harus memperoleh perhatian lebih dan menjadi prioritas dalam periode waktu kepemimpinan kami selama kurun waktu 2007-2012 sebagai berikut :
2.2.1. Peningkatan Sumber Daya Manusia
Pembangunan ini ditekankan pada perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan kesehatan terutama bagi masyarakat miskin. Adapun prioritas yang difokuskan pada:
a. Pembangunan sektor pendidikan di fokuskan pada upaya perbaikan manajemen pada sektor pendidikan, peningkatan standar kompetensi guru, bantuan subsidi silang dalam bentuk bantuan beasiswa bagi anak didik dari kelompok kurang mampu (Rumah Tangga Miskin).
b. Sedangkan untuk sektor Kesehatan diupaya fokuskan melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, dengan memberikan perhatian khusus pada Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kota Kupang untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang manusiawai dan bermutu.
2.2.2. Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Pemberdayaan ekonomi masyarakat akan dilakukan melalui proses penyaluran bantuan 'Skim Kredit Modal Kerja' melalui Lembaga Keuangan Mikro non Pemerintah diikuti kegiatan pendampingan teknis baik oleh Pemerintah maupun lembaga kemasyarakatan yang ada di Kota Kupang. Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang memadai dalam upaya menggerakan roda perekonomian Kota, sekaligus pula upaya sistematik dan terkoordinasi akan mendapat perhatian serius pemerintah daerah dalam rangka menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi kegiatan investasi di Kota Kupang.
2.2.3. Peningkatan Infrastruktur dan Utilitas Perkotaan
Pembangunan infrastruktur dan Utilitas Perkotaan ditekankan pada peningkatan kualitas, kapasitas prasarana kota dan pengembangan wilayah pinggiran Kota yang secara khusus mendukung kelancaran arus barang dan jasa dari sentra produksi ke pasar dengan fokus sebagai berikut:
a. Infrastruktur Perkotaan, ditekankan pada upaya penataan dan pemanfaatan ruang Kota sesuai peruntukannya serta adanya peningkatan kualitas dan kapasitas jalan dan jembatan maupun fasilitas pendukung lainnya, dengan tujuan membuka akses mobiltas barang dan jasa yang efektif dan efisien sehingga mampu memberi nilai tambah bagi peningkatan daya tarik investasi yang mendukung aktivitas perekonomian lokal.
b. Sedangkan utilitas perkotaan ditekankan pada upaya peningkatan pelayanan air bersih yang higienes serta mampu memenuhi kebutuhan masyarkat dalam jumlah yang cukup dan higienis. Selain itu problem penerangan lingkungan, sanitasi lingkungan pada pusat-pusat permukiman masyarakat akan mendapat perhatian serius dalam upaya menjaga kenyamanan lingkungan dan meminimalkan dampak penyebaran wabah penyakit akibat lingkungan pemukiman yang tidak sehat.
2.2.4. Penanganan Lingkungan Hidup
Upaya penanganan lingkungan hidup dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan air tanah secara memadai dan berkesinambungan melalui perlindungan hutan penyanggah dan reboisasi lahan kritis. Upaya penanganan lingkungan secara terpadu merupakan pendekatan konsep pembangunan berkelanjutan yang harus menjadi pilihan strategis dalam penanganan masalah lingkungan hidup di Kota Kupang, khususnya yang berkaitan dengan penanganan masalah banjir, lahan kritis, kerusakan kawasan pesisir dan pencemaran lingkungan dan lain-lain, dengan tujuan mengurangi dampak-dampak negatif akibat terganggunya ekosistem lingkungan.
2.2.5 Peningkatan Pelayanan Publik
Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan pelayanan yang mudah, cepat, tepat dan murah/terjangkau demi tercapainya pelayanan prima. Hal ini melalui pemberdayaan dan perwujudan aparatur pemerintah yang bersih (clean governance) dan ditunjang dengan sarana dan prasarana pelayanan secara memadai, salah satunya dengan mengembangkan Electronic Goverment (E-Gov). Melalui pelayanan publik yang baik diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, mengurangi biaya tinggi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh proses perencanaan. (kotakupang.com/bersambung)
Visi, Misi dan Prioritas Pembangunan Pemkot 2007-2012 (3)
Label:
Kota Kupang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar