SPIRIT NTT/MEDIA CENTER KPU KOTA KUPANG
LANTIK ANGGOTA PPS--Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang, Daniel Bengu Ratu, melantik 147 anggota panitia pemungutan suara (PPS) se-Kota Kupang di Aula Hotel Charvita Kupang, Senin (2/3/2009).
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Karang Taruna se-Kota Kupang Ikut Penyuluhan Bahaya Narkoba
Spirit NTT, 16-22 Maret 2009, Laporan Rosalina Langa Woso
KUPANG, SPIRIT--Para pengurus karang taruna kelurahan se-Kota Kupang mengikuti penyuluhan bahaya narkoba di Hotel Kupang Beach, Rabu (11/3/2009). Penyuluhan ini dibuka Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe.
Turut hadir dalam acara itu Kepala Badan Narokoba Kota Kupang, Drs. Imanuel J FoEs, MM, Kepala Bagian Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) Narkoba Polda NTT, Imanuel Kawangmani, serta para camat dan lurah.
Dalam sambutannya, Daniel Adoe, mengingatkan generasi muda yang berhimpun dalam wadah karang taruna kelurahan se-Kota Kupang menjauhkan diri dari narkoba. Pecandu narkoba biasanya mengganggu relasi dalam keluarga, bahkan cenderung melakukan tindak pidana.
Para anggota karang taruna, kata Adoe, jangan sekali-kali berkeinginan untuk mencoba barang haram narkoba karena ketika terjebak dalam pengaruh kenikmatan sesaat narkoba akan sulit untuk disembuhkan.
Dampak psikologis dan sosial yang merugikan, demikian Adoe, seperti emosi tidak terkendali, kecenderungan untuk berbohong, tidak memiliki rasa tanggung jawab, relasi dengan keluarga terganggu, tidak peduli dengan norma, bahkan kecenderungan melakukan tindakan pidana.
Adoe mengatakan, generasi muda yang terjebak narkoba cenderung membebankan keluarga dan masyarakat. Menurut Adoe, generasi narkoba sangat tidak dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat karena aspek psikologis dan masyarakatnya telah rusak.
Jalan rehabilitas para pecandu narkoba, kata Adoe, membutuhkan waktu dan biaya yang besar untuk memulihkan kondisi fisik, psikis dan sosialnya.
Ketua Panitia, Drs. Imanuel J FoEs, MM, mengatakan, peserta kegiatan sebanyak 200 orang dari empat kecamatan se-Kota Kupang. Para peserta akan mendapat materi penyuluhan seperti bahaya penyalahgunaan narkoba melalui film bahaya narkoba, ceramah dan tanya jawab. Kegiatan berlangsung 11-12 Maret 2009. (*)
LANTIK ANGGOTA PPS--Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang, Daniel Bengu Ratu, melantik 147 anggota panitia pemungutan suara (PPS) se-Kota Kupang di Aula Hotel Charvita Kupang, Senin (2/3/2009).
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Karang Taruna se-Kota Kupang Ikut Penyuluhan Bahaya Narkoba
Spirit NTT, 16-22 Maret 2009, Laporan Rosalina Langa Woso
KUPANG, SPIRIT--Para pengurus karang taruna kelurahan se-Kota Kupang mengikuti penyuluhan bahaya narkoba di Hotel Kupang Beach, Rabu (11/3/2009). Penyuluhan ini dibuka Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe.
Turut hadir dalam acara itu Kepala Badan Narokoba Kota Kupang, Drs. Imanuel J FoEs, MM, Kepala Bagian Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) Narkoba Polda NTT, Imanuel Kawangmani, serta para camat dan lurah.
Dalam sambutannya, Daniel Adoe, mengingatkan generasi muda yang berhimpun dalam wadah karang taruna kelurahan se-Kota Kupang menjauhkan diri dari narkoba. Pecandu narkoba biasanya mengganggu relasi dalam keluarga, bahkan cenderung melakukan tindak pidana.
Para anggota karang taruna, kata Adoe, jangan sekali-kali berkeinginan untuk mencoba barang haram narkoba karena ketika terjebak dalam pengaruh kenikmatan sesaat narkoba akan sulit untuk disembuhkan.
Dampak psikologis dan sosial yang merugikan, demikian Adoe, seperti emosi tidak terkendali, kecenderungan untuk berbohong, tidak memiliki rasa tanggung jawab, relasi dengan keluarga terganggu, tidak peduli dengan norma, bahkan kecenderungan melakukan tindakan pidana.
Adoe mengatakan, generasi muda yang terjebak narkoba cenderung membebankan keluarga dan masyarakat. Menurut Adoe, generasi narkoba sangat tidak dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat karena aspek psikologis dan masyarakatnya telah rusak.
Jalan rehabilitas para pecandu narkoba, kata Adoe, membutuhkan waktu dan biaya yang besar untuk memulihkan kondisi fisik, psikis dan sosialnya.
Ketua Panitia, Drs. Imanuel J FoEs, MM, mengatakan, peserta kegiatan sebanyak 200 orang dari empat kecamatan se-Kota Kupang. Para peserta akan mendapat materi penyuluhan seperti bahaya penyalahgunaan narkoba melalui film bahaya narkoba, ceramah dan tanya jawab. Kegiatan berlangsung 11-12 Maret 2009. (*)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar