Spirit NTT, 2-8 Maret 2009
MAUMERE, SPIRIT-- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, dilakukan secara swakelola. Hal ini akan memberikan dampak besar terhadap perubahan ekonomi masyarakat.
Demikian dikemukakan Camat Waigete, Agustinus Akar, S.Sos. saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2009) lalu.
Program PNPM, kata dia, akan berdampak langsung terhadap masyarakat, seperti penyediaan lapangan kerja serta peningkatan pendapatan bagi masyarakat miskin. Pasalnya, sistem yang digunakan adalah swakelola yang melibatkan semua komponen masyarakat.
Agustinus Akar mengatakan, pihak kecamatan juga telah melakukan sosialisasi PNPM-MP serta musyawarah antar desa (MAD) yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Waigete.
Sosialisasi program PNPM ini melibatkan sembilan desa di Kecamatan Waigete, yaitu Desa Waihawa, Runut, Wairterang, Nangatobong, Egon, Hoder, Waibleler, Pogon dan Aibura.
Di samping itu program fisik yang sedang berjalan yaitu pembangunan rabat jalan, pembangunan polindes serta kelompok simpan pinjam bagi ibu-ibu demi peningkatan usaha ekonomi produksi.
Sedangkan Camat Kewapante, Laurensius Bartholomeus S.Sos, melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana air bersih umum, program Pamsimas di Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante untuk tahun anggaran 2008. (jonathan/humas sikka)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar