Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Komodo Jadi Pilihan Wisatawan dari Bali

LABUAN BAJO, SPIRIT--Taman Nasional Komodo dan obyek wisata lainnya di sekitar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, diharapkan menjadi pilihan wisatawan dari Bali, termasuk saat libur Nyepi 26 Maret 2009.

"Selain paket reguler yang mulai banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara, kami juga menyiapkan paket khusus untuk libur Nyepi , dengan sasaran utama wisatawan dari Bali," kata salah seorang pengusaha pariwisata, Emil Bei, di Labuan Bajo, Jumat (7/3/2009) malam.


Pemilik Blue Dragon Boat itu mengatakan hal tersebut setelah mendampingi rombongan "fam trip" kalangan travel agen dari Bali menjelajahi habitat komodo di Pulau Rinca, bagian Taman Nasional Komodo.

Dalam paparan seusai jamuan makan malam di atas kapal pesiar itu disebutkan, pihaknya menawarkan paket berlibur tiga hari dua malam dengan tarif 325 dolar AS/orang dan empat hari tiga malam 373 dolar AS. Sedangkan paket dengan waktu yang sama masing-masing 625 dolar AS dan 675 dolar AS.
Menurut Emil, wisatawan yang minimal menginap semalam di kapal pesiar dan juga di Hotel Bintang Flores, selain dapat melihat satwa Komodo, juga dapat menikmati pemandangan pulau-pulau kecil, hamparan perbukitan hijau, yang berada di antara indahnya perairan laut.

Selain itu juga menelusuri habitat Komodo, wisata bawah laut di perairan setempat yang kondisinya masih asli. "Wisatawan Eropa telah mendominasi kunjungan ke Komodo," ucapnya.
Sementara Pimpinan Cabang TransNusa, Fajar Asmara, dalam kesempatan sama mengumumkan penurunan tarif promo penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo, dari Rp 747.000 menjadi Rp 699.000/orang .

"Kami berharap kalangan travel agen di Bali bisa terus meningkatkan penjualan seat penerbangan ke Labuan Bajo guna meramaikan kunjungan wisatawan ke daerah Nusa Tenggara," katanya.

Untuk menikmati keindahan alam di sekitar Taman Nasional Komodo, wisatawan dari Bali harus terbang ke Labuan Bajo, dilajutkan menumpang kapal wisata seperti Blue Dragon selama dua-tiga jam.

Ari Dar dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTT, menjelaskan kunjugan wisman dari Bali maupun wisatawan domestik dari Jakarta, Bandung dan kota lainnya belakangan terus meningkat. (ant)



Tidak ada komentar: