Spirit NTT, 09-15 Maret 2009, Laporan Gerardus Manyela
TEKAD memajukan daerah baru Sumba Tengah (Sumteng) yang dilahirkan 'kembar' dengan Sumba Barat Daya (SBD) dari rahim Kabupaten Sumba Barat, tetap menggelora dalam diri Bupati Drs. Umbu Sappi Pateduk yang disapa Umbu Bintang. Keperihatinan terhadap tanah kelahiran yang masih tertinggal jauh dari daerah lain mendorong dirinya menggandeng Umbu Dondu maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung tahun lalu.
Sosoknya yang law profil tapi tegas dalam bersikap mendapat simpati dari sebagai besar rakyat Sumba Tengah. Bupati beperawakan tinggi itu sangat dekat dengan rakyat. Dia sangat menghargai rakyat. Setiap bertemu orang tua atau yang dituakan, tokoh masyarakat dan tokoh adat, Umbu Bintang selalu mendaratkan ciuman khas Sumba. Dengan sikap dan pergaulannya seperti itu, rakyat selalu dekat dengannya.
Berkat kedekatan dengan rakyat, Umbu Bintang mengetahui suka duka dan lika liku kehidupan rakyat, terutama petani di desa-desa. "Setiap sore beranjak gelap, di saat listrik dinyalakan, saya selalu memikirkan kondisi kehidupan saudara-saudara kita di desa-desa yang belum dijangkau jaringan PLN. Hal ini yang mendorong saya berjuang agar pihak PLN juga memberi perhatian kepada kami di daerah baru ini. Saya bertekad rakyat di desa-desa juga harus bisa menikmati listrik dan air bersih serta memiliki jalan yang memadai. Saya sudah ke desa-desa dan melihat langsung kehidupan mereka, sejak masa kampanye pilkada. Jadi, saya mohon doa dan dukungan agar bisa menyejahterakan rakyat daerah ini," kata Umbu Bintang.
Menurutnya, sejak berkeliling saat kampanye, dia telah melihat potensi-potensi yang dimiliki rakyat. Secara umum, rakyat wilayah itu menggantungkan harapan pada pertanian. Untuk itu, Umbu Bintang tidak bosan-bosan menyerukan agar potensi yang ada itu dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat.
"Saya memulai dengan memberikan bantuan hand tractor dan bibit. Tahun ini saya akan bantu lagi traktor besar untuk membongkar lahan tidur dan petani tidak perlu membayarnya. Saya berusaha agar lahan basah dan lahan kering dikerahkan untuk peningkatkan produksi, minimal rakyat tidak lapar," kata Umbu Bintang.
Umbu Bintang menyerukan agar rakyatnya menanam, merawat sehingga kelah menuai. Hanya dengan kerja keras rakyat bisa sejahtera. Budaya malas dan boros perlu dihilangkan dari bumi Sumba Tengah.
"Saya sedang merintis lahirnya perda yang mengatur agar rakyat mengurangi hidup boros, pesta-pesta yang tidak perlu, pemotongan hewan berlebihan perlu diminimalisir. Untuk kematian maksimal tiga ekor dan jenazah maksimal tiga hari berada bersama keluarga setelah itu harus dikuburkan sehingga tidak terjadi pemotongan hewan dan pengeluaran lainnya. Ini semua hanya untuk kesejahteraan rakyat. Dan, saya serta semua pimpinan SKPD harus memberikan contoh," kata Umbu Bintang.
Untuk peningkatan kesejahteraan, dirinya tidak menutup mata terhadap pembangunan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan dan irigasi. "Saya berusaha membangun dari desa karena di desalah konsentrasi penduduk dan masyarakat kita. Jika rakyat di desa sejahtera, jelas imbasnya kepada masyarakat kota. Saya minta semua SKPD jangan tinggal di belakang meja, tapi harus rajin ke desa, melihat langsung kebutuhan masyarakat desa," kata Umbu Bintang. (*)
KERAHKAN SEMUA POTENSI
Label:
Sumba Tengah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar