Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

750 Peserta Ikut Kursus Komputer Gratis

Spirit NTT, 16-22 Februari 2009

LEWOLEBA, SPIRIT-- Tujuh ratus lima puluh orang memadati gedung Dekenat Lembata, Senin, 19 Januari 2009, guna mengikuti kursus komputer gratis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK) Emahingi Indo.Com.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri; Kabag Kesejahteraan Masyarakat Setda Lembata, Stanis Laus Suban, Sip; Direktur LPK Emahingi Indo.Com, Antonius Loli Ruing, S.Kom.


Sementara peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, di antaranya, buruh pelabuhan, tukang ojek, ibu rumah tangga, pedagang kaki lima, para pelajar dan mahasiswa, guru, beberapa anggota kepolisian dari Resort Lembata, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Hasil pantauan SPIRIT NTT di lokasi kegiatan, peserta sudah membanjiri halaman gedung tempat terselenggaranya kegiatan tersebut sejak pukul 13.30 wita. Terlihat para peserta berdesak-desakan di pintu masuk aula karena sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut, para peserta diwajibkan untuk mendaftarkan diri sebelumnya kepada panitia penyelenggara. Anehnya, peserta yang diperbolehkan mengikuti kegiatan dimaksud dibatasi dengan jumlah 750 orang, namun saat pelaksanaannya malah pesertanya melebihi angka tersebut dan tercatat sebanyak 900-an peserta yang ikut.
Direktur Lembaga Pendidikan kejuruan (LPK ) Emahingi Indo.Com, Antonius Loli Ruing, S.Kom, dalam sambutannya mengatakan, kebijakan lembaganya menggelar kegiatan kursus aplikasi operator komputer merupakan hasil dari analisis yang dilakukan sebelumnya, bahwa saat ini peluang untuk meningkatkan usaha di berbagai bidang kehidupan begitu banyak, namun kemampuan sumber daya manusia (SDM) berkaitan dengan dunia teknologi komputer masih rendah. Oleh karena itu, katanya, dengan adanya penyelenggaraan kegiatan ini dapat memotivasi peserta untuk menguasai aplikasi dan mengoperasikan komputer.
Bagi anak-anak sekolah, katanya, kegiatan ini memudahkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. "Tekad kami adalah melayani dengan hati dan bukan dengan harta. Semboyan kami adalah lebih baik saya berbuat untuk lewotanah Lembata, daripada berjanji, karena masa depan daerah kita ini adalah perjuangan kita semua," tuturnya dengan nada sangat datar.
Ditambahkannya, kegiatan kursus cuma-cuma kepada 750 peserta yang sudah terdaftar tersebut kami lakukan dalam meterai dan niat kami yang iklas. "Orang susah harus bisa menolong orang susah. Makanya kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan dan kepada semua peserta diberikan sertifikat," ujarnya.
Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, Ruing mengharapkan agar Lembaga Pendidikan Kejuruan Non formal yang dirintisnya selama ini dan telah menghasilkan 1.872 alumni tersebut dapat ditingkatkan status lembaganya menjadi Akademi Pendidikan Komputer di Kabupaten Lembata. Hal ini selain memberikan peluang kepada siswa/i, juga dari sudut ekonomi pun dapat ditekan sehingga orangtua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke luar daerah dapat melanjutkan studinya di sini (Lembata). (sello/humas)

Tidak ada komentar: