Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

KSAD tinjau keadaan prajurit di perbatasan

Spirit NTT, 26-1 sampai 2-2-2009, Laporan Fredy Hayong

ATAMBUA, SPIRIT --
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI, Jenderal (TNI) Agustadi Sasongko Purnomo, meninjau keadaan prajurit di perbatasan RI-RDTL, Kamis (22/1/2009). Mendampingi KSAD, Pangdam IX/Udayana, Mayjend (TNI) Hotmangaradja Panjaitan, Danrem 161/Wirasakti-Kupang, Kolonel (Inf) Winston Pardamaean Simanjuntak, dan para perwira tinggi TNI.

Usai meninjau, Agustadi mengatakan, kehadirannya di wilayah perbatasan semata-mata untuk pembinaan satuan. Dirinya wajib melihat dan mengontrol keadaan para prajurit yang berada di garis depan dalam menjaga keutuhan NKRI. Setelah melihat dari dekat, katanya, seluruh satuan yang bertugas tidak mengalami kendala apa-apa di perbatasan. Dan sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan, dirinya telah memberikan bantuan sarana telekomunikasi dan prasarana pendukung tugas, seperti motor, ambulance dan bus untuk kelancaran tugas-tugas di perbatasan.


"Secara umum tidak ada kendala soal kesiapan prajurit dalam bertugas. Memang ada kekurangan terutama alat telekomunikasi tetapi kita sudah adakan. Selain itu ada juga pengadaan kendaraan untuk memperlancar tugas," jelasnya.

Menurut KSAD, para prajurit yang menjalankan tugas di perbatasan RI-RDTL semestinya selalu menjalin kemitraan dengan masyarakat setempat. TNI dan rakyat itu ibarat ikan dan air yang tidak bisa dipisahkan. Untuk itu, katanya, TNI dan rakyat harus bekerja sama dan tidak saling menyakiti.
"Harapan saya supaya TNI dan rakyat saling manunggal. Rakyat membantu TNI, begitu pula sebaliknya," tambahnya.

AD juga mengingatkan prajurit TNI-AD terus meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan untuk mencegah aksi penyelundupan BBM secara besar-besaran ke wilayah negara Timor Leste menyusul murahnya harga minyak di dalam negeri.
Menyangkut kesejahteraan prajurit, KSAD tidak banyak berkomentar. KSAD hanya berpesan kepada komandan satuan untuk melihat dari dekat keadaan prajuritnya.

Kunjungan KSAD ke Atambua bersama dengan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya ini didahului dengan pemaparan sekilas mengenai kondisi wilayah perbatasan oleh Komandan Satgaspur RI-RDTL sekaligus pemberian bantuan peralatan pendukung kegiatan operasional, dilanjutkan dengan pemantauan wilayah perbatasan di Motaain dan selanjutnya beramah tamah dengan para perwira tinggi, tokoh agama, keluarga besar Kodim 1605 Belu di Makodim Belu.*


Tidak ada komentar: