Spirit NTT, 26-1 s/d 2-2-2009, Laporan John Oriwis
MAUMERE, SPIRIT--Para kepala sekolah yang mengabdi di wilayah Kabupaten Sikka diminta membuang sikap arogansi, mau menang sendiri, bekerja sendiri. Yang perlu dilakukan oleh seorang kepala sekolah adalah membangun kerja sama dengan warga sekolah dan semua pihak di bidang pendidikan demi mencapai mutu pendidikan yang lebih baik.
Permintaan ini disampaikan Wakil Bupati Sikka, dr. Wera Damianus, M.M, dalam sambutannya usai mengambil sumpah dan melantik 31 orang guru di Aula Setda Sikka, Jalan El Tari Maumere, Sabtu (17/1/2009).
Ke-31 guru dan pengawas yang dilantik akan menduduki jabatan baru sebagai kepala sekolah, guru bantu pada sejumlah lembaga pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah tingkat pertama, sekolah menengah kejuruan dan sekolah menengah atas di Sikka.
Pemberhentian dan pengangkatan PNS dalam jabatan pengawas TK/SD, Kepala SD, SMP dan SMA/SMK lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka tahun 2009 ini merujuk pada SK Bupati Sikka Nomor BKD.821.24/01/2009-D.
Pada bagian lain arahannya, Wakil Bupati Sikka mengajak para kepala sekolah untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sikka.
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2003 mengamanatkan tujuan pendidikan nasional untuk mengembangkan profesi anak didik agar menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, sehat dan berilmu. Selain itu, cakap, kreatif dan mandiri serta menjadi warga negara yang demokratif dan bertanggung jawab.
Namun, kata Wabup Sikka, harapan ini masih sangat jauh untuk diraih, apalagi persentase dan mutu pendidikan pada setiap jenjang pendidikan menurun. "Belum lagi ada begitu banyak moral, etika, budi pekerti dan tata krama yang hilang dari dunia pendidikan," tegasnya.
Semua persoalan ini, katanya, menjadi tanggung jawab semua pihak yakni pemerintah, sekolah dan masyarakat. Namun penanggung jawab utama adalah kepala sekolah jika dikaitkan dengan pelaksanaan pendidikan dan proses belajar mengajar di sekolah.
"Di pundak kepala sekolah terukir harapan warga masyarakat, warga bangsa ini. Karena itu kepala sekolah dituntut untuk bekerja secara profesional, jujur dan bertanggung jawab," ujar Wera Damianus.
Wabup Sikka juga meminta kepala sekolah menyelenggarakan pendidikan berlandaskan prinsip kerja Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Artinya, sekolah merupakan sistem organisasi yang terdiri dari sejumlah komponen terkait, saling bergantung dan mempengaruhi, saling bersinergis antara kepala sekolah, para guru, siswa, pegawai, komite sekolah, masyarakat dan pemerintah. Dengan demikian akan terbangun sistem kerja sama yang solid, demi tercapainya satu tujuan yang satu dan sama, yakni meningkatkan mutu pendidikan untuk mencerdaskan anak didik.
"Semua kita menyadari bahwa tidak gampang untuk bisa mencapai mutu pendidikan yang gemilang, apalagi dengan kondisi yang ada saat ini. Sebagai seorang eduaktor, kepala sekolah harus memberi suri teladan yang baik, disiplin dan dedikasi untuk pendidikan anak," tuturnya.
Turut hadir menyaksikan pengambilan sumpah dan pelantikan kepala sekolah antara lain para staf ahli, Asisten Administrasi Umum Setda Sikka, Drs. Da Silva Petrus, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Sikka, Drs. Remigius Djaro, para kepala sekolah dan pangawas pendidikan.*
GURU YANG DIMUTASI
---------------------------------------------------------------------------
No. Nama Jabatan Lama Baru
----------------------------------------------------------------------------
1. Drs. Yoseph Ruben Plt. Kepala SMKN I Maumere Guru SMAN I Maumere
2. Yulius Sewar, S.Pd. Guru SMKN I Maumere Kepala SMKN I Maumere
3. Drs. Adeodatus Bin Korpus Guru SMKN I Maumere Kepala SMKN Talibura
4. Hendrikus Sega, S.Pd. Guru SMAN I Maumere Kepala SMAN Role Delu
5.Drs. Parenga Agustinus Guru SMPN I Talibura Kepala SMPN Talibura
6. Darius Dari,S.Pd. Guru SMPK Bina Wirawan Kepala SMPN II Mego
7.Geradus Gili S.Pd Guru SMPN III Maumere Kepala SMPN III Paga
8. Moa Markus Guru SMPK Renha Kewapante Kepala SMPN Waigete
9.Yohanis Pito Pio B.A. Guru SMPN PaluE Kepala SMPN PaluE
10. Maria Clotide Guru SDK Nelle II Kepala SDN Margadjong
12. Andreas Ngala Guru SDI Nangameting Kepala SDN Nangameting
13. Mansuetus Bela Guru SDN Nebe Kepala SDI Dungan
14. Yoseph Suandi Guru SDK Nangahale Doi Kepala SDK Tua Bao
15. Nurdin Abdulah Guru SDN Gembira Kepala SDN Gembira
16. Magrinus Male Guru SDI Klotong Kepala SDI Klotong
17. Xaveriana, A.Ma.Pd. Guru SDK Natawulu Kepala SDK Wologahar
18. Benediktus Vanti Paus Guru SDI Habibola Kepala SDK Doreng
19. Egenius Efendi Guru SDI Wairhubing Kepala SDI Waihubing
20. Agnes Hodensia Guru SDK Pruda Kepala Kepala SDI Riidueng
21. Benyamin Ja Guru SDK Nangalimang Kepala SDK Nangalimang
22. Yoseph Nong Pitang Guru SDI Kei Kepala SDK Tilang
23. Heronimus Luju Guru SDN Nitakloang Kepala SDN Nitakloang
24. Bernadus Dominikus Guru SDK Nelle I Kepala SDK Baluele
25. Yuventa Mone Guru SDK Detung Kepala SDK Detung
26. Yosef Kanisius Asi Guru SDK Woloara Kepala SDK Woloara
27. Hara Hera Stevanus Guru SDI Lowolabo Kepala SDI Lowolabo
28. Eduardus Sera Guru SDK Kotandelu Kepala SDK Niobewa
29. Retu Markus Kepala SDI Weko Kepala SDI Natarita
30. Titus Gaseng Kepala SDI Matarita Kepala SDI Weko
31. Laurensius Woi Pengawas TK/SD Palue Guru SDK Bhaktyarsa MMere
---------------------------------------
Sumber BKD Kabupaten Sikka
-----------------------------------------------------------------------------------------
Kepala sekolah jangan arogan
Label:
Sikka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar