Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Guru diminta pedomani SKL dan kisi-kisi

Spirit NTT, 19-25 Januari 2009, Laporan Ferdy Hayong

ATAMBUA, SPIRIT--
Kepala Dinas PPO Belu, Drs. Patrisius Asa, meminta para guru SD, SMP dan SMA di daerah itu untuk melaksanakan try out maupun sosialisasi menghadapi ujian nasional (UN) tahun 2009. Para kepala sekolah dan guru juga diminta untuk mempedomani SKL dan kisi-kisi.

Untuk diketahui, Departemen Pendidikan Nasional (Depiknas) telah menetapkan patokan nilai kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2008/2009 naik dari 5,25 menjadi 5,50. Terhadap patokan ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Belu meminta para kepala sekolah dan para guru agar serius mempersiapkan anak didik dengan berpedoman pada standar kompetensi lulusan (SKL) dan kisi-kisi.


Kepada SPIRIT NTT di Atambua, Jumat (16/1/2009), Patrisius menjelaskan, terkait pelaksanaan UN tahun ajaran 2008/2009, seluruh pimpinan dinas se-kabupaten/kota telah melakukan pertemuan di Kupang, Ibukota Propinsi NTT.
Dalam pertemuan itu diinformasikan bahwa patokan kelulusan UN untuk semua jenjang pendidikan 5,50 sehingga diharapkan kepada setiap sekolah untuk mempersiapkan siswanya secara baik.

"Kita sudah minta supaya guru dalam mempersiapkan para siswa pedomannya ada pada SKL dan kisi-kisi. Soal yang akan diujikan pada UN nanti memang berdasar pada kedua hal ini. Kalau guru mengajar di luar dari kisi-kisi, maka dampaknya pun pada anak-anak. Untuk tahun ini memang patokan nilai kelulusan sudah 5,50 sehingga anak-anak perlu mempersiapkan diri secara baik sehingga hasil yang diperoleh tidak mengecewakan," harap mantan Kabag Keuangan Setda Belu.
Menurutnya, kunci keberhasilan siswa pada UN terletak pada tiga hal, yakni pemetaan daya serap oleh kepala sekolah dan para guru, efektifkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dan pedomani SKL dan kisi-kisi.

"Pelaksanaan ujian semakin dekat. Saya berharap sekolah bisa mempersiapkan siswa secara baik. Untuk ujian utama UN SMA dijadwalkan tanggal 20-24 April, susulan 27 April-1 Mei. Untuk tingkat SMP ujian utama tanggal 27-30 April dan ujian susulan tanggal 4-7 Mei. Sedangkan tingkat SD ujian utama tanggal 11-13 Mei dan ujian susulan 18-22 Mei," jelasnya.*


Tidak ada komentar: