Spirit NTT, 19-25 Januari 2009
LEWOLEBA, SPIRIT--Pemerintah Kabupaten Lembata mengajak para bupati di seluruh Pulau Flores dan Alor untuk membangun kerja sama dalam rangka memajukan sektor pariwisata.
"Kami sudah menyampaikan gagasan kepada para bupati di Pulau Flores dan Alor untuk membangun kerja sama memajukan pariwisata di daerah masing-masing," kata Bupati Lembata, Andreas Duli Manuk, seperti dikutip Antara di Lembata, belum lama ini.
Dia mengemukakan pandangan itu terkait dengan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan obyek-obyek wisata di kabupaten yang baru berusia sembilan tahun itu.
Obyek-obyek wisata di Lembata yang belum digarap maksimal adalah penangkapan dan perburuan ikan paus secara tradisional di Lamalera, pesta kacang, dan dapur alam di Atadei.
Menurut dia, bentuk kerja sama yang ditawarkan kepada para bupati itu, antara lain, menjadikan obyek-obyek wisata, baik alam maupun budaya, dalam satu paket promosi untuk dijual ke dalam negeri maupun mancanegara.
Tujuannya, kata dia, adalah untuk memudahkan para wisatawan dalam melakukan kunjungan wisata ke Lembata, Flores, dan Alor dalam satu paket wisata. Hanya saja, menurut Andreas Duli, sejauh ini gagasan itu belum mendapat respons dari pemerintah sedaratan Flores dan Lembata sehingga belum ada tindak lanjut. "Kami akan mengusulkan kembali agar para bupati bisa menerima gagasan ini, untuk kepentingan kemajuan pariwisata di daerah ini," katanya.
Bupati mengakui, sektor pariwisata belum memberi sumbangan berarti bagi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Lembata. "Rendahnya kontribusi sektor pariwisata untuk PAD karena sektor ini belum digenjot secara maksimal untuk mendatangkan keuntungan bagi daerah," katanya lagi. (*)
Bangun kerja sama majukan pariwisata
Label:
Lembata
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar