Spirit NTT, 29 September - 5 Oktober 2008
KUPANG, SPIRIT-- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang telah menganggarkan dana tahun anggaran 2008 senilai Rp 6,7 miliar untuk pemeliharaan 11 ruas jalan di sejumlah kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Kabupaten Kupang, Ir. Herry Oematan yang didampingi Kasubdin Prasaran Jalan dan Jembatan, Ir. Mesakh K Sabah, menyampaikan hal ini di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2008).
Menurut dia, sebelas ruas jalan tersebut dikerjakan oleh 11 kontraktor yang berbeda sejak tanggal 19 Juni 2008. Masa kontraknya akan berakhir 19 September 2008.
Menurut Oematan, tiga dari 11 proyek tersebut sudah selesai dikerjakan dan kini dalam tahap proviciat hand over (PHO). Ketiga ruas jalan tersebut, yakni ruas jalan Tanah Merah-Noenbes sepanjang 2,5 km senilai Rp 502.205.000. Jalan Oesao-Oemolo 2,5 km senilai Rp 479.601.000 dan ruas Jalan Tarus-Baumata sepanjang tiga km dengan dana Rp 591.300.000.
Sementara lima dari delapan proyek lainnya, kata Oematan memasuki proses PHO, yaitu ruas Jalan Lasiana-Kaniti sepanjang 3,5 km dengan alokasi dana Rp 634.350.000. Jalan Naibonat-Nunkurus empat km senilai Rp 786.118.000. Jalan Naibonat-Fatukanutu 2,4 km senilai Rp 440.240.000. Jalan Hulelot-Uitau panjang tiga km senilai Rp 675.545.000. Jalan Oesusu- Nunbaun tiga km senilai Rp 499.900.000.
Sedangkan tiga proyek yang sementara dikerjakan, yakni jalan Sebah-Ege sepanjang tiga km dengan alokasi dana Rp 699.540.000, jalan Ledeana- Teriwu tiga km senilai Rp 681.224.000 serta jalan Pahlelot-Uitiuhana 3,5 km dengan dana Rp 787.042.000.
Oematan mengatakan, tiga proyek yang masih dikerjakan itu berada di Pulau Sabu dan Semau. Keterlambatan tiga proyek tersebut akibat gelombang laut yang tinggi sehingga mempengaruhi pengadaan material dari Kupang. Dan, lanjut Oematan ketiga kontraktor tersebut telah mengajukan addendum perpanjangan waktu. (mas)
KUPANG, SPIRIT-- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang telah menganggarkan dana tahun anggaran 2008 senilai Rp 6,7 miliar untuk pemeliharaan 11 ruas jalan di sejumlah kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Kabupaten Kupang, Ir. Herry Oematan yang didampingi Kasubdin Prasaran Jalan dan Jembatan, Ir. Mesakh K Sabah, menyampaikan hal ini di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2008).
Menurut dia, sebelas ruas jalan tersebut dikerjakan oleh 11 kontraktor yang berbeda sejak tanggal 19 Juni 2008. Masa kontraknya akan berakhir 19 September 2008.
Menurut Oematan, tiga dari 11 proyek tersebut sudah selesai dikerjakan dan kini dalam tahap proviciat hand over (PHO). Ketiga ruas jalan tersebut, yakni ruas jalan Tanah Merah-Noenbes sepanjang 2,5 km senilai Rp 502.205.000. Jalan Oesao-Oemolo 2,5 km senilai Rp 479.601.000 dan ruas Jalan Tarus-Baumata sepanjang tiga km dengan dana Rp 591.300.000.
Sementara lima dari delapan proyek lainnya, kata Oematan memasuki proses PHO, yaitu ruas Jalan Lasiana-Kaniti sepanjang 3,5 km dengan alokasi dana Rp 634.350.000. Jalan Naibonat-Nunkurus empat km senilai Rp 786.118.000. Jalan Naibonat-Fatukanutu 2,4 km senilai Rp 440.240.000. Jalan Hulelot-Uitau panjang tiga km senilai Rp 675.545.000. Jalan Oesusu- Nunbaun tiga km senilai Rp 499.900.000.
Sedangkan tiga proyek yang sementara dikerjakan, yakni jalan Sebah-Ege sepanjang tiga km dengan alokasi dana Rp 699.540.000, jalan Ledeana- Teriwu tiga km senilai Rp 681.224.000 serta jalan Pahlelot-Uitiuhana 3,5 km dengan dana Rp 787.042.000.
Oematan mengatakan, tiga proyek yang masih dikerjakan itu berada di Pulau Sabu dan Semau. Keterlambatan tiga proyek tersebut akibat gelombang laut yang tinggi sehingga mempengaruhi pengadaan material dari Kupang. Dan, lanjut Oematan ketiga kontraktor tersebut telah mengajukan addendum perpanjangan waktu. (mas)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar