Spirit NTT, 13-19 Oktober 2008, Laporan Okto Manehat
KALABAHI, SPIRIT-- Masyarakat penerima beras untuk rakyat miskin (Raskin) di Kabupaten Alor diminta untuk segera mengambil/memanfaatkan jatah raskin bulan November dan Desember yang mulai diberlakukan menyusul kebijakan baru pemerintah menambahkan jatah satu putaran/tahap raskin.
Permintaan ini diungkapkan Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Kalabahi, Imanuel Louk, kepada SPIRIT NTT, di ruang kerjanya, Rabu (8/10/2008). Louk mengungkapkan, tahun 2008 di tengah penyaluran raskin untuk masyarakat, ada kebijakan baru pemerintah pusat menambahkan satu putaran jatah raskin untuk bulan November dan Desember.
"Jatah raskin masyarakat sampai putaran kelima atau terakhir bulan Oktober seperti tahun sebelumnya. Namun kali ini pemerintah tambah 1 putaran untuk November dan Desember. Masyarakat penerima agar dapat memanfaatkan jatah raskin putaran terakhir. Diharapkan aparat desa memfasilitasi untuk mengurus warga penerima raskis. Mekanisme tetap sama, termasuk harga raskin. Soal kebijakan ini kita sudah koordinasikan dengan pemerintah daerah. Tinggal pemerintah daerah meneruskan kepada kepala desa dan masyarakat yang berhak untuk dapat memanfaatkannya," tandas Louk. Dia menambahkan, apabila jatah raskin untuk daerah ini tidak terserap habis, maka sesuai ketentuan sisa raskin akan dialihkan ke daerah lain yang membutuhkan.
Mengenai realisasi raskin hingga bulan September, ia menjelaskan sebanyak 3.559.690 kg atau 70, 33 persen dari pagu yang ada 5.061.700 kg. Dengan demikian jatah raskin yang ada masih sisa 1.502.010 kg.*
Jatah raskin ditambah satu putaran
Label:
Alor
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar