Spirit NTT, 29 September - 5 Oktober 2008
KUPANG, SPIRIT--Sebanyak 80 orang pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kota Kupang mengikuti kursus Bahasa Inggris. Peserta dibagi dalam lima tempat kursus, ditambah 70 orang masyarakat umum.
Kepala Bagian Bina Sosial Setda Kota Kupang, Alfred A Lakabela, S.Pd, M.Pd, pada acara pembukaan kursus di Kantor Walikota Kupang, Jumat (12/09/2008), menyebut tujuan pelaksanaan kursus untuk meningkatkan kemampuan PNS dan masyarakat agar menguasai bahasa Inggris sebagai tuntutan penguasaan Iptek, menghadapi pasar bebas, dan meningkatkan sumber daya manusia.
"Kursus dilaksanakan selama tiga bulan pada lima tempat kursus, yakni The Language Center of University of Nusa Cendana, Supermath Plus, St. Nino English Course, Fortuna English Course dan Ganeca English Course," jelasnya.
Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, dalam sambutannya mengatakan, Bahasa Inggris telah merajai seluruh aspek kehidupan bangsa-bangsa di dunia, terlebih lagi di era globalisasi dewasa ini. Dan, menjadi salah satu kunci untuk meraih kemajuan di berbagai bidang.
"Kondisi ini memberi konsekuensi bagi kita terutama generasi muda untuk menguasai Bahasa Inggris, baik pada tingkat teoritis maupun praktis karena inilah akses tercepat untuk melakukan proses transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan kualitas SDM agar kita mampu go international dan dapat berdiri tegak dalam kancah persaingan global," katanya.
Image masyaraka terhadap pelajaran Bahasa Inggris yang dianggap kompleks, katanya, cenderung membuat orang enggan untuk mempelajarinya, sementara dalam konteks pendidikan porsi pembelajaran Bahasa Inggris cenderung mengarahkan siswa untuk lebih memahami pada tataran teoritis. Dengan demikian tidak mengherankan banyak warga masyarakat hanya menguasai Bahasa Inggris secara pasif dan tidak mampu menggunakannya secara aktif.
"Terhadap kondisi ini, saya menilai bahwa kursus Bahasa Inggris secara gratis bagi aparatur dan warga Kota Kupang ini adalah salah satu solusi strategis yang ditawarkan oleh pemerintah Kota Kupang. Dengan demikian dapat mendorong
peningkatan kinerja seorang aparatur pemerintah yang senantiasa dituntut profesional dalam menjalankan tugas-tugas kepemerintahan dan pelayanan publik maupun sebagai warga masyarakat," katanya. (infokom kota kupang)
KUPANG, SPIRIT--Sebanyak 80 orang pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kota Kupang mengikuti kursus Bahasa Inggris. Peserta dibagi dalam lima tempat kursus, ditambah 70 orang masyarakat umum.
Kepala Bagian Bina Sosial Setda Kota Kupang, Alfred A Lakabela, S.Pd, M.Pd, pada acara pembukaan kursus di Kantor Walikota Kupang, Jumat (12/09/2008), menyebut tujuan pelaksanaan kursus untuk meningkatkan kemampuan PNS dan masyarakat agar menguasai bahasa Inggris sebagai tuntutan penguasaan Iptek, menghadapi pasar bebas, dan meningkatkan sumber daya manusia.
"Kursus dilaksanakan selama tiga bulan pada lima tempat kursus, yakni The Language Center of University of Nusa Cendana, Supermath Plus, St. Nino English Course, Fortuna English Course dan Ganeca English Course," jelasnya.
Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, dalam sambutannya mengatakan, Bahasa Inggris telah merajai seluruh aspek kehidupan bangsa-bangsa di dunia, terlebih lagi di era globalisasi dewasa ini. Dan, menjadi salah satu kunci untuk meraih kemajuan di berbagai bidang.
"Kondisi ini memberi konsekuensi bagi kita terutama generasi muda untuk menguasai Bahasa Inggris, baik pada tingkat teoritis maupun praktis karena inilah akses tercepat untuk melakukan proses transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan kualitas SDM agar kita mampu go international dan dapat berdiri tegak dalam kancah persaingan global," katanya.
Image masyaraka terhadap pelajaran Bahasa Inggris yang dianggap kompleks, katanya, cenderung membuat orang enggan untuk mempelajarinya, sementara dalam konteks pendidikan porsi pembelajaran Bahasa Inggris cenderung mengarahkan siswa untuk lebih memahami pada tataran teoritis. Dengan demikian tidak mengherankan banyak warga masyarakat hanya menguasai Bahasa Inggris secara pasif dan tidak mampu menggunakannya secara aktif.
"Terhadap kondisi ini, saya menilai bahwa kursus Bahasa Inggris secara gratis bagi aparatur dan warga Kota Kupang ini adalah salah satu solusi strategis yang ditawarkan oleh pemerintah Kota Kupang. Dengan demikian dapat mendorong
peningkatan kinerja seorang aparatur pemerintah yang senantiasa dituntut profesional dalam menjalankan tugas-tugas kepemerintahan dan pelayanan publik maupun sebagai warga masyarakat," katanya. (infokom kota kupang)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar