Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sekolah penerima DAK bayar pajak

Spirit NTT, 15-21 September 2008, Laporan Muchlis Al Alawi

SOE, SPIRIT-- Sekolah dasar (SD) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang menerima dana DAK harus membayar pajak. Namun data pada Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten TTS menyebutkan SD penerima dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan mendominasi deretan penghutang pajak galian C tahun 2008.

Sementara total hutang galian C tahun 2006 dan 2007 yang terkumpul dari pengusaha dan sekolah penerima DAK pendidikan tahun ini mencapai Rp 200 juta.
Kepala Dinas (Kadis) Pertambangan dan Energi Kabupaten TTS, Drs. Obed Naitboho, M.Si, mengatakan hal itu saat ditemui SPIRIT NTT di ruang kerjanya, Selasa (9/9/2008).

Naitboho mengatakan, banyak sekolah dasar yang belum membayar pajak galian C karena tidak mengetahui bila penerima DAK juga dikenakan biaya pajak. "Kami sudah berulang kali menagih pajak tersebut ke sekolah. Tapi kepala sekolah ada yang berdalih urusan pajak galian C menjadi tanggung jawab Dinas Dikbud TTS. Setelah kami balik tanya ke dinas ternyata seluruh kepala sekolah penerima DAK sudah diberitahu harus membayar pajak galian C," ujar Naitboho.

Dia mengemukakan, penerima DAK pendidikan memang dibebaskan dari pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan. Namun untuk pajak galian C tetap dikenakan sesuai peraturan daerah yang berlaku.

Naitbobo menjelaskan, sebenarnya pembayaran pajak galian C bagi sekolah penerima DAK pendidikan tidaklah besar. Untuk masing-masing sekolah berkisar Rp 500.000,00 hingga Rp 600.000,00. Besar kecilnya pajak tersebut tergantung banyak tidaknya sekolah menggunakan bahan galian C

Ditanya langkah Distamben untuk menagih hutang pajak galian C kepada sekolah dan pengusaha, Naitboho mengatakan, pemerintah sudah kirim surat pemberitahuan agar penghutang pajak segera melunasi dalam waktu dekat. Bila tidak mempan, Distamben akan meminta penyidik pegawai negeri sipil dan Satuan Polisi Pamong Praja menagih hutang pajak galian C kepada sekolah dan pengusaha.

Tentang realisasi penerimaan pendapatan asli di Distamben dari pajak dan retribusi, Naitboho menjelaskan, hingga akhir Agustus 2008 total pendapatan yang masuk ke dinasnya mencapai Rp 1,5 miliar dari target Rp 2 miliar. Meski tinggal empat bulan memasuki akhir anggaran ia yakin target penerimaan dapat tercapai.*


Tidak ada komentar: