Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

PNS tak boleh terlibat politik

Spirit NTT, 1 - 7 September 2008

KALABAHI, SPIRIT--Komitmen Sekretaris Kabupaten (Sekab) Alor untuk mengembalikan harkat dan martabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) diletakkan kembali pada posisinya perlu mendapat perhatian serius semua pihak, terutama pimpinan dinas/jawatan. Dalam konteks ini, penugasan PNS semata-mata hanya untuk tugas, bukan untuk urusan politik.

"Aturan sudah bilang kalau kita, PNS, tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik. Jangan coba-coba masuk ke sana, jangan mau bermain api. Dan, itu saya tidak pernah toleransi, siapa pun, saya tidak pernah toleransi, baik itu menyangkut disiplin, kerja keras maupun kejujuran," tegas Sekab Alor, Drs. Seprianus Datemoly, usai membacakan sambutan Bupati Alor, Ir. Ansgerius Takalapeta, pada acara pembukaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Alor tahun 2008 di Aula Hotel Nusa Kenari Indah-Kalabahi, Selasa (12/8/2008).

Menurut Datemoly, harkat dan martabat PNS harus diletakkan kembali pada posisinya, tidak boleh dipermainkan. Oleh karena itu, setiap pimpinan dinas/jawatan menugaskan pegawai negeri hanya untuk tugasnya.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Alor ini mengemukakan, sesuai dengan visi misinya yang disampaikan kepada Gubernur NTT beberapa waktu lalu sebelum dilantik sebagai Sekab Alor, dirinya lebih menekankan disiplin, kerja keras dan kejujuran bagi pegawai negeri.

Dalam kaitan dengan suksesi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah bulan Oktober mendatang, Datemoly berharap agar setiap pimpinan dinas dan satuan kerja pada lingkup Setda Alor memberikan imbauan kepada PNS agar pada waktu pemilihan, silahkan datang memberikan suaranya, jangan sampai berada pada satu pihak atau terlibat dukung mendukung dalam memenangkan paket tertentu. "Saya pikir kita sebagai pegawai negeri tidak boleh melakukan hal itu," harap Datemoly.

Sekab Datemoly juga menyampaikan isi hatinya berkaitan dengan jabatan yang dipercayakan bupati dan gubernur atas dirinya sebagai sekab. Menurutnya, dengan jabatan yang dipercayakan, dirinya akan membantu bupati dan para muspida dalam kurun waktu masa akhir jabatan bupati. Demikian juga ketika pilkada bulan Oktober mendatang, ketika ada yang terpilih sebagai bupati baru.

"Saya berusaha keras membantu bupati terpilih nanti dalam tugas untuk memajukan kesejahteraan daerah ini. Dan, untuk tugas ini, saya tidak melaksanakan sendirian. Dukungan dari semua pihak saya harapkan untuk kepentingan kita bersama. Pintu rumah saya terbuka, silahkan, siapa saja boleh datang dan kita berdiskusi tentang bagaimana memajukan kesejahteraan rakyat Alor ke depan," katanya. (humas setda alor)



Tidak ada komentar: