Spirit NTT, 1 7 September 2008, Laporan Adiana Ahmad
WAINGAPU, SPIRIT--Pemerintah pusat memberikan subsidi kepada pengusaha tahu dan tempe di Sumba Timur (Sumtim) 10.900,00 kg/bulan atau Rp 1.000,00/kg dari harga kedelai di pasaran.
Hal itu disampaikan Kasubdin Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumtim, Umbu Manaji Napang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/8/2008). Umbu mengatakan, untuk Sumtim realisasi subsidi kedelai baru dilakukan Agustus ini, karena terlambatnya DIP (Daftar Isian Proyak) dari pemerintah pusat.
"DIP baru tiba tanggal 17 Juli. Tanggal 20 Juli baru ada pengusaha yang bersedia jadi distributor. Sementara pada saat itu, para pengusaha tahu/tempe di Sumba Timur sudah mempunyai stok yang diambil dari Bima, NTB," kata Umbu.
Dia mengatakan, besarnya subsidi yang diberikan kepada pengusaha tahu/tempe, yakni Rp 1.000,00/kg dari harga kedelai yang berlaku di pasaran. "Saat ini di pasaran di Sumba Timur harga kedelai rata-rata Rp 8.000,00/ kg. Dengan subsidi Rp 1.000,00/kg dari pemerintah, maka harga kedelai yang diberikan kepada pengusaha tahu/tempe Rp 7.000,00/ kg," kata Umbu.
Di Sumtim, kata Umbu, ada enam pengusaha tahu dan tempe, yakni Imam Utomo, Wiyono, Karmisan, Sugeng, Sutiman dan Hadiyanto. Penyaluran subsidi kedelai untuk bulan Agustus, terang Umbu, sudah seratus persen. Untuk jatah Juli, katanya, diperkirakan akan disalurkan September atau Oktober.
Umbu menambahkan, jadwal subsidi kedelai sama dengan jadwal subsidi minyak goreng, yakni sampai Desember 2008.*
Pengusaha tahu dan tempe dapat subsidi
Label:
Sumba Timur
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar