Spirit NTT, 15-21 September 2008, Laporan Julianus Akoit
HARI bersejarah itu menjelang lagi. HUT ke-86 Kota Kefamenanu dan HUT ke-50 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Aneka acara digelar. Karnaval budaya, pemilihan bintang radio, lomba tarian, napak tilas sejarah lahirnya Kota Kefamenanu dan pameran pembangunan. Meriah!
"Pameran pembangunan dan aneka lomba yang digelar di Lapangan Oemanu, 10-22 September 2008 ini adalah salah satu cara bagi pemerintah dan rakyat TTU untuk sejenak mengintrospeksi diri atas perjalanan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di wilayah ini. Momen ini menjadi waktu yang pas untuk merumuskan ikhtiar bersama dan menyatukan tekad serta langkah untuk membangun wilayah ini menjadi lebih baik lagi," kata Bupati TTU, Drs. Gabriel Manek, M.Si, saat membuka pameran pembangunan di Lapangan Umum Oemanu, Rabu (10/9/2008) malam.
Bupati Manek mengatakan, perjalanan pembangunan di Kabupaten TTU lebih khusus di Kota Kefamenanu telah mengukir beberapa prestasi gemilang yang membanggakan semua orang.
"Meski ada banyak kekurangan, namun banyak juga prestasi pembangunan yang sudah dicapai sejauh ini. Dan, semua itu membanggakan kita semua dan banyak orang dari luar mengacungkan jempol atas kerja keras kita bersama selama ini," ujarnya.
Meski demikian, Bupati Manek meminta rakyat TTU, terlebih warga Kota Kefamenanu, agar tidak lengah atas pujian itu. "Keberhasilan hari ini menjadi cambuk bagi kita untuk mengukir prestasi lebih baik lagi di hari mendatang," pintanya.
Dalam jumpa pers dengan para wartawan di ruang rapat Kantor Bupati TTU, Kamis (11/9/2008) siang, para pekerja pers meminta perhatian pemerintah terhadap beberapa kritikan dan masukan yang harus segera dicarikan solusinya.
"Beberapa bangunan tua yang tidak berpenghuni yang ada dalam Kota Kefamenanu supaya dirobohkan. Sebab, itu merusak keindahan Kota Kefamenanu sebagai Kota SARI, sehat, aman, rindang dan indah. Selain itu agar drainase dalam kota dibenahi sehingga saat musim hujan, Kota Kefamenanu tidak tenggelam oleh banjir," kritik salah satu wartawan media cetak.
Dia juga minta agar tata ruang Kota Kefamenanu dibenahi lagi menjadi lebih baik dan harus jelas mana kawasan pertokoan, kawasan industri, pasar, perkantoran dan lembaga pendidikan. "Kawasan-kawasan ini harus ditetapkan sehingga tidak terjadi tumpang-tindih yang membuat kota terlihat kumuh dan berantakan," pintanya.
Pantauan SPIRIT NTT, Rabu malam, ribuan warga Kota Kefamenanu berbondong-bondong menuju arena pameran di Lapangan Umum Oemanu. Warga berkeliling dari satu stand ke stand yang lainnya sambil mengumpulkan informasi tentang masalah pembangunan. Warga juga menikmati acara malam kesenian dari beberapa sanggar tari maupun atraksi kesenian lainnya.
Usai membuka acara pameran, Bupati Manek bersama Ketua DPRD TTU, Agustinus Talan, S.Sos, dan muspida mengunjungi beberapa stan pameran milik pemerintah, swasta dan LSM.*
DIPUJI, JANGAN LENGAH
Label:
Timor Tengah Utara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar