Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Iman Perkokoh Persatuan Jemaat

Spirit NTT, 26 Mei-1 Juni 2008

KUPANG, SPIRIT--Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Drs. Ruben Funay, atas nama Bupati Drs. IA Medah, membuka Sidang Klasis Fatuleu Barat di Jemaat Hosana Boni, Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, 28 April 2008 lalu.

Dalam sambutannya, Wabup Funay mengatakan, kebersamaan jemaat pada sebuah gereja sangat mendukung pelayanan dalam menumbuhkembangkan iman jemaat dalam komunitas Gereja Kristen.


Menurutnya, sidang klasis ini sangat penting untuk mengevaluasi serangkaian kegiatan pelayanan tahun 2007 dan meramu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelayanan tahun 2008, termasuk sisa kegiatan yang belum dapat diselesaikan pada tahun pelayanan 2007.
"Persidangan klasis adalah mengulas kembali perjalanan pelayanan jemaat yang sudah dilaksanakan tahun pelayanan 2007 dan merupakan titik balik pelayanan yang belum dapat diselesaikan akan dilanjutkan bersamaan tahun pelayanan 2008," ujarnya.

Kepada semua pihak terkait, Wabup Funay meminta agar saling mendukung pelaksanaan persidangan klasis sampai pada penutupan sehingga upaya-upaya yang dilakukan melalui persidangan klasis dapat bermanfaat bagi persidangan kerja ke XVII Klasis Fatuleu Barat tahun 2008 dalam melayani jemaat untuk dapat menumbuhkembangkan iman jemaat sebagai umat kristiani.

Sementara itu, Pdt. Niko Lepa, dalam menyampaikan suara gembalanya, mengatakan, pembangunan fisik sebuah gedung kebaktian yang layak untuk sebuah jemaat bukan hal yang sulit jika segala sesuatu yang dikerjakan selalu digumuli dalam doa dan persekutuan iman yang kokoh. Dengan demikian, katanya, kendala apapun yang dihadapi dalam pembangunan nanti bisa diatasi tentunya dengan campur tangan Tuhan.

Pada kesempatan yang sama, Pdt. Dekri Oematan, Ssi.Teol, dalam khotbahnya mengatakan orang Kristen harus mampu menguasai dirinya dari segala godaan yang akan menghancurkan sebuah iman kekristenan. Sebab, dalam hidup ini manusia tidak terlepas dari godaan yang selalu datang untuk menghancurkan hidup dan iman seseorang. Sebagai contoh penguasaan diri ibarat tuan dan hamba. Sebagai tuan tidak boleh cepat marah apabila terdapat kesalahan pada hamba, seharusnya sebagai tuan bertanya apa sebab sehingga terjadi kesalahan tersebut. "Itu yang dikatakan menahan diri bagi orang yang beriman sebagai seorang Kristiani yang percaya kepada ajaran Tuhan Yesus," ujarnya. (humas kabupaten kupang)


Tidak ada komentar: