Spirit NTT, 2-8 Juni 2008
KUPANG, SPIRIT--Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek, membuka kegiatan seleksi olah raga usia dini (Ordini) tingkat Kota Kupang di halaman upacara Kantor Walikota Kupang, Jumat (23/5/2008).
Dalam sambutannya, Daniel Hurek mengatakan, ordini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun seluruh komponen terkait di Kota Kupang. Sebab, salah satu problematika dalam perkembangan olahraga terutama di Kota Kupang adalah kurangnya regenerasi atlet pasca kejayaan atlet senior.
"Kegiatan seleksi olahraga pada setiap tingkatan pendidikan harus dilakukan secara terarah, terpadu dan berkesinambungan," tegasnya.
Daniel Hurek berharap agar ke depan lomba atau seleksi olahraga usia dini ini dibuat lebih terencana agar bisa menjadi salah satu momentum untuk prestasi dalam bidang olahraga di Kota Kupang.
Hurek meminta agar para siswa siswi sekolah dasar yang memiliki bakat dan kemampuan serta prestasi pada cabang- cabang olahraga, perlu mendapat perhatian khusus melalui pembinaan dan pelatihan yang intensif agar kelak dapat menjadi atlet yang handal.
Panitia penyelenggara dalam laporannya yang dibacakan Drs. Ambo menyebut tujuan dilaksanakannya kegiatan seleksi ordini selain untuk mengevaluasi program pembinaan dan pengembangan ordini di Kota Kupang, juga menyeleksi atlet- atlet berbakat yang akan dipertandingkan di tingkat propinsi serta menciptakan dan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dan persahabatan di antara siswa SD se-Kota Kupang.
Menurut Ambi, seleksi ordini tingkat Kota Kupang untuk mempertandingkan 13 cabang olah raga, yaitu atletik, senam, renang, tenis meja, bulu tangkis, voli mini putri, sepak takraw putra, sepak bola mini putra, bridge, tenis lapangan, catur dan karate. Ordini diikuti 168 atlet dari empat kecamatan di Kota Kupang. (infokom kota kupang)
KUPANG, SPIRIT--Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek, membuka kegiatan seleksi olah raga usia dini (Ordini) tingkat Kota Kupang di halaman upacara Kantor Walikota Kupang, Jumat (23/5/2008).
Dalam sambutannya, Daniel Hurek mengatakan, ordini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun seluruh komponen terkait di Kota Kupang. Sebab, salah satu problematika dalam perkembangan olahraga terutama di Kota Kupang adalah kurangnya regenerasi atlet pasca kejayaan atlet senior.
"Kegiatan seleksi olahraga pada setiap tingkatan pendidikan harus dilakukan secara terarah, terpadu dan berkesinambungan," tegasnya.
Daniel Hurek berharap agar ke depan lomba atau seleksi olahraga usia dini ini dibuat lebih terencana agar bisa menjadi salah satu momentum untuk prestasi dalam bidang olahraga di Kota Kupang.
Hurek meminta agar para siswa siswi sekolah dasar yang memiliki bakat dan kemampuan serta prestasi pada cabang- cabang olahraga, perlu mendapat perhatian khusus melalui pembinaan dan pelatihan yang intensif agar kelak dapat menjadi atlet yang handal.
Panitia penyelenggara dalam laporannya yang dibacakan Drs. Ambo menyebut tujuan dilaksanakannya kegiatan seleksi ordini selain untuk mengevaluasi program pembinaan dan pengembangan ordini di Kota Kupang, juga menyeleksi atlet- atlet berbakat yang akan dipertandingkan di tingkat propinsi serta menciptakan dan menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dan persahabatan di antara siswa SD se-Kota Kupang.
Menurut Ambi, seleksi ordini tingkat Kota Kupang untuk mempertandingkan 13 cabang olah raga, yaitu atletik, senam, renang, tenis meja, bulu tangkis, voli mini putri, sepak takraw putra, sepak bola mini putra, bridge, tenis lapangan, catur dan karate. Ordini diikuti 168 atlet dari empat kecamatan di Kota Kupang. (infokom kota kupang)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar